Perencanaan Finansial

Lending Artinya? Simak Pengertiannya Secara Lengkap

Sebagian orang masih merasa awam dengan istilah lending yang ditawarkan oleh lembaga keuangan. Secara garis besar, lending artinya suatu kegiatan penyaluran dana atau pemberian pinjaman dari lembaga keuangan kepada perseroan. Yang mana dana tersebut berasal dari uang yang disimpan oleh masyarakat di lembaga keuangan terkait. Dalam hal ini, masyarakat disebut sebagai pendana. Sementara perseroan disebut sebagai peminjam atau pengelola dana.

Lebih Lanjut Tentang Lending

Proses penyaluran dana yang dilakukan oleh lembaga keuangan dimulai dengan memberikan pinjaman atau dana kredit dengan sejumlah bunga kredit sebagaimana disepakati pendana dan peminjam. Adapun beberapa jenis kredit yang umumnya tersedia pada lembaga keuangan, baik online maupun konvensional sebagai berikut:

1. Kredit Perdagangan

Ialah kredit yang diberikan kepada para pengusaha, terutama mereka yang menjalankan bisnisnya di sektor perdagangan, dalam rangka memperluas, memperlancar dan memperbesar kegiatan perdagangannya. Salah satu contoh dari jenis kredit ini adalah kredit untuk kulak barang dagangan yang diberikan kepada para agen atau supplier.

2. Kredit Modal Kerja

Merupakan jenis kredit yang digunakan sebagai modal usaha. Umumnya, jenis kredit ini memiliki tenor yang pendek, yakni tidak lebih dari 12 bulan. Bentuk dari kredit ini dapat berupa pinjaman untuk pembelian bahan baku, pembayaran gaji karyawan, atau modal kerja lainnya.

3. Kredit Produktif

Kredit produktif adalah bentuk pinjaman yang diberikan untuk diusahakan kembali. Sederhananya, pihak pendana mengharapkan pengembalian kredit dari hasil usaha yang mereka biayai sehingga pengelola dana harus benar-benar produktif untuk bisa melunasi pembiayaan tersebut. Kredit produktif sendiri dapat berupa modal kerja, investasi, atau perdagangan.

4. Kredit Konsumtif

Adalah jenis penyaluran dana yang ditujukan untuk pemenuhan keperluan pribadi dari peminjam. Misalnya saja keperluan konsumsi, entah itu pangan atau papannya. Contoh konkret dari kredit konsumtif adalah kredit kendaraan bermotor dan kredit perumahan.

5. Kredit Investasi

Merupakan jenis kredit yang diberikan kepada pengusaha yang melakukan penanaman modal atau investasi. Biasanya, kredit jenis ini mempunyai tenor yang relatif panjang, yaitu di atas 12 bulan. Adapun contoh dari jenis kredit ini adalah kredit untuk pembelian peralatan pabrik atau kredit untuk pembangunan gedung pabrik baru.

Hal yang Harus Diperhatikan Terkait Lending

1. Suku Bunga

Tiap-tiap platform pemberi fasilitas lending mempunyai besaran suku bunganya masing-masing. Penting bagi Anda untuk memperhatikan dengan baik suku bunga yang diberikan atas jumlah pinjaman, jenis kredit, serta tenor yang dipilih.

2. Risiko

  • Pendana tidak dapat menarik investasinya di tengah jalan sebelum jatuh tempo sebagaimana kesepakatan sebelumnya.
  • Pendana tidak dapat menagih langsung modalnya ke peminjam atau pengelola dana. Dalam hal ini, keduanya membutuhkan perantara dari lembaga keuangan.
  • Khusus untuk platform kredit online, masih marah praktik pihak yang mengatasnamakan fintech terpercaya untuk mengecoh masyarakat. Jadi, sebelum memberikan lending, perlu mempelajari dengan cermat platform perantara serta memeriksa jika sudah memiliki status berizin dan diawasi dari OJK. Dari pihak peminjam juga harus benar-benar jeli dalam membaca seluruh aturan dan syarat pinjaman yang diberikan.

Bisa ditarik kesimpulan, lending artinya aktivitas penyaluran dana yang melibatkan pendana dan peminjam. Mengingat jenis kredit yang tersedia cukup beragam, ada baiknya bagi Anda yang sedang mempertimbangkan lending untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi. Sehingga saat sudah melakukan lending nantinya, tidak akan ada masalah yang berlaku.

Referensi:

Sigit Bayu Nugroho. April 2011. Kegiatan Lending Pada Bank. https://bit.ly/3zN5eoL

Hanifah Nurul. 1 November 2020. Metode P2P atau Peer to Peer Lending dan Risikonya. https://bit.ly/3gRrYgh

Share this Post