Perencanaan Finansial

Hal Penting dalam Perencanaan Keuangan Pendidikan

Orangtua mana yang tidak mau yang terbaik bagi anaknya? Setiap orang tua pasti akan memastikan anak mendapatkan yang terbaik dari mulai kasih sayang, kebutuhan sehari-hari, hingga pendidikan. Oleh karena itu, banyak orangtua yang merencanakan pendidikan anak mereka dari jauh-jauh hari.

Perencanaan biaya pendidikan anak tidak boleh sampai terlewatkan saat kita tahu biaya pendidikan pasti naik setiap tahunnya. Yuk simak “Hal Penting dalam Perencanaan Keuangan Pendidikan” berikut!

  • Rencanakan Sejak Dini

Biaya pendidikan adalah target jangka panjang, bisa 5-18 tahun kedepan untuk dicapai. Sebaiknya rencanakan bagaimana pendidikan anak nantinya sejak awal pernikahan, dan sebelum mempunyai anak. Intinya semakin lama waktu yang kalian miliki untuk menyiapkan dana pendidikan, maka semakin ringan pula bebannya. 

  • Hitung Jumlah Biaya yang Dikeluarkan

Setelah menentukan target tingkat pendidikan dan jenis sekolah, kamu bisa mulai menghitung berapa dana yang diperlukan untuk mencapai target tersebut. Beda jenis sekolah pasti akan berpengaruh pada besarnya biaya yang diperlukan. Lakukan survei di sekolah-sekolah yang dituju, kemudian sesuaikan dengan jumlah pendapatan orang tua.

Jangan lupa kalau biaya pendidikan rata-rata naik 10-20% setiap tahunnya. Misalkan, biaya masuk TK adalah Rp 3 Juta, dan akan naik sebesar 10% setiap tahunnya. Untuk menghitung jumlah biaya pendidikan TK 5 tahun lagi, berikut rumusnya: 

Mw = M x (1 + p)^W 

Bila dimasukkan menjadi: 

(3 x (1+0.10) ^5)= Rp. 4.831.530

Jadi, biaya yang dibutuhkan untuk mendaftar sekolah TK pada 5 tahun lagi adalah Rp. 4.831.530.

  • Buat Daftar Estimasi Kebutuhan Lain

Jangan sampai lupa kalau biaya pendidikan tidak sebatas hanya biaya masuk dan biaya SPP saja. Namun, masih ada biaya-biaya lain di luar sekolah. Misalnya, biaya buku pelajaran tambahan, ekstrakulikuler, les, hingga biaya seragam.

  • Cermati Pilihan Investasi

Sekarang terdapat bermacam-macam produk investasi yang dapat dipilih untuk menjadi sarana perencanaan keuangan di pendidikan. Namun yang paling banyak diminati adalah deposito, saham, reksadana, dan tabungan. Walaupun begitu 4 produk ini sangatlah berbeda. Sehingga disaat memilih orangtua perlu memperhatikan kekurangan dan kelebihan dari setiap produknya.

Saham dan Reksadana

Saham dan reksadana merupakan jenis investasi jangka panjang. Maka apabila target sekolah anak adalah 1-2 tahun lagi tentu saham dan reksadana bukanlah pilihan yang tepat. Namun apabila target sekolah anak adalah 5-10 tahun lagi maka saham dan reksadana bisa menjadi pilihan.

Share this Post