Investasi

Mengenal Pengertian Passive Income Secara Mendalam

Passive income sangat bermanfaat bagi kehidupan terutama dalam bidang keuangan. Jenis pemasukan ini tidak memerlukan banyak usaha secara berulang, bahkan Anda tetap bisa berpenghasilan meskipun dilakukan sambil bersantai.

Anda akan dapat merasakan manfaat dari pemasukan pasif terutama dalam kondisi tertentu, seperti saat kondisi keuangan sedang sulit, atau mengalami pensiun dini. Pemasukan pasif dapat menambah penghasilan bulanan, menjadi sumber penghasilan ketika tidak lagi bekerja, mempersiapkan diri saat menghadapi pensiun dini, serta dapat melindungi diri Anda saat kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba.

Pemasukan pasif didapatkan dari banyak cara. Meski begitu, tetap diperlukan waktu dan proses supaya pemasukan pasif itu benar-benar dapat membantu Anda mencapai kebebasan finansial. Oleh karenanya, Anda perlu mempersiapkan dari sekarang beberapa sumber pemasukan pasif seperti contoh berikut.

1. Menyewakan Properti

Menyewakan properti menjadi salah satu sumber pemasukan pasif yang paling banyak dipilih oleh masyarakat. Aset properti yang Anda miliki dapat menjadi sumber penghasilan tambahan. Terlebih harga properti setiap tahunnya cenderung selalu naik. Baik aset berupa tanah maupun bangunan, Anda dapat memanfaatkan keduanya untuk mendapatkan penghasilan pasif.

Namun meski begitu Anda harus mempersiapkan sejumlah dana yang tidak sedikit untuk membeli aset properti. Properti tersebut dapat disewakan kepada perorangan untuk kontrakan atau toko, bahkan disewakan kepada banyak orang sekaligus sebagai kos-kosan. Penghasilan yang didapatkan cenderung besar. Anda dapat menyewakannya secara bulanan maupun tahunan.

2. Menjadi Blogger atau YouTuber

Perkembangan teknologi yang semakin pesat sebenarnya dapat menjadi sumber penghasilan pasif bila Anda memanfaatkannya dengan baik. Seperti dengan membuat blog atau channel Youtube. Modal yang dipersiapkan tidak sebanyak modal membeli properti, meski begitu dibutuhkan waktu yang proses yang cukup panjang supaya blog atau channel YouTube Anda bisa menghasilkan uang.

Dari blog atau YouTube, Anda bisa mendapatkan uang dengan cara memasang iklan. Namun sebelum itu Anda perlu membuat blog atau channel YouTube supaya memiliki viewers dan subscribers yang cukup banyak sehingga bisa didaftarkan untuk pemasangan iklan. Penghasilan akan Anda dapatkan secara rutin per bulan bila blog dan channel YouTube Anda terus produktif dan mempertahankan viewers yang banyak.

3. Berinvestasi Saham

Investasi saham selain dapat memberikan penghasilan pasif, juga bisa menjadi instrumen keuangan yang memberi imbal hasil besar dalam jangka panjang. Pada praktiknya, jenis investasi ini tidak membutuhkan banyak waktu dan kontrol. Meski begitu Anda perlu memilihnya dengan penuh pertimbangan. Sebab saham termasuk dalam jenis investasi dengan risiko tinggi.

4. Menjadi Pemberi Pinjaman Usaha

Memberikan pinjaman atau modal usaha kepada orang lain juga dapat menjadi sumber penghasilan pasif. Namun Anda memerlukan perjanjian hitam di atas putih supaya dana Anda aman dan memberikan imbal hasil sesuai kesepakatan.

Supaya dana Anda aman, sebaiknya daftarkan diri Anda sebagai pemberi pinjaman ke Investree yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Anda dapat memberikan pinjaman mulai dari Rp1 juta. Dengan imbal hasil hingga 20% p.a, dana Anda akan disalurkan dengan aman kepada pengusaha yang membutuhkan pinjaman atau modal usaha. Terlebih prosesnya mudah dan dilakukan secara online, serta telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

Investree menjadi jembatan yang mempertemukan antara Anda sebagai pemberi pinjaman (Lender) dan peminjam (Borrower). Download aplikasi Investree for Lender sekarang juga di Google Play Store dan App Store. Pilih produk pendanaan sesuai preferensi Anda seperti Pendanaan Pinjaman, Surat Berharga Ritel dan Reksa Dana for Lender.

5. Memasang Stiker Iklan di Mobil

Bila Anda menggunakan mobil setiap hari, terutama untuk bekerja sebagai driver, tidak ada salahnya Anda mencoba memasang stiker iklan di bagian belakang mobil. Cukup tawarkan saja mobil Anda kepada agen iklan. Nantinya bayaran yang didapatkan berdasarkan jarak tempuh yang sudah Anda lewati ketika berkendara.

Demikian penjelasan mengenai passive income. Semoga bermanfaat!

Referensi :

Maria Tri Handayani. 26 Oktober 2021. 6 Cara Mendapatkan Passive Income yang Patut Kamu Coba. Ekrut.com: https://bit.ly/3CeHlH3

Share this Post

Artikel Terbaru