Investasi

Ketahuilah 4 Perbedaan Saham Obligasi dan Reksadana!

Perbedaan saham obligasi dan reksadana penting Anda ketahui sebelum memulai investasi. Obligasi dan reksadana adalah salah satu instrumen investasi yang sering dipilih masyarakat saat ini. Pertumbuhan ekonomi dan berkembangnya teknologi informasi menjadi faktor yang mendorong masyarakat mulai berinvestasi obligasi dan reksadana. Agar tidak salah pilih, dibawah ini akan dijelaskan mengenai perbedaan instrumen investasi saham obligasi dan reksadana.

Apa Itu Saham Obligasi dan Reksadana?

Obligasi bisa diartikan sebagai surat pernyataan uang yang diterbitkan perusahaan penerbit obligasi dan akan diberikan kepada pemegang obligasi. Surat pernyataan tersebut isinya mengenai janji pemegang obligasi untuk membayar pokok bunga saat jatuh tempo. . Sedangkan reksadana adalah instrumen investasi yang mana uang yang Anda miliki akan dikelola oleh Manajer Investasi agar bisa mendapatkan imbal hasil.

4 Perbedaan Saham Obligasi dan Reksadana

Kedua instrumen investasi ini sama-sama surat tetapi di antara keduanya memiliki banyak perbedaan. Mari simak perbedaan saham obligasi dan reksadana sebelum memilihnya.

1. Minimum Pembukaan Rekening

Perbedaan paling mencolok diantara kedua instrumen investasi ini adalah modal awal minimum pembukaan rekening. Jika ingin membuka rekening transaksi obligasi maka minimal modal yang harus dipersiapkan adalah Rp 5 juta rupiah. nominal tersebut berlaku untuk pecahan obligasi Sukuk ritel dan ORI. Sedangkan modal awal pembukaan rekening reksadana yaitu sebesar Rp 1 miliar rupiah. Namun, ini hanya terbatas untuk nasabah prioritas.

2. Risiko Fluktuasi Harga

Dalam hal imbal hasil atau return, baik saham obligasi maupun reksadana sama-sama fluktuatif. Dimana untuk harga saham obligasi dinyatakan dalam persentase at Discount di bawah 100%, at Premium atas 100% dan at Par sama dengan 100%. Jika pemegang obligasi bisa melunasi kewajibannya maka harga obligasi yang ada diatas maupun dibawah 100% akan kembali setara ke 100%.

Untuk harga reksadana dinyatakan dalam NAB atau Nilai Aktiva Bersih yang dihitung setiap hari oleh Manajer Investasi. NAB ini akan dimulai dari angka 1000 dengan alasan reksadana tidak memiliki jatuh tempo seperti halnya obligasi. Berapapun waktu reksadana selama Anda masih aktif melakukan investasi maka imbal hasilnya akan terus mengalami perubahan.

3. Likuiditas

Perbedaan saham likuiditas dan obligasi juga terletak pada likuiditas atau pencairan. Dimana likuiditas obligasi di pasar sekunder bisa dibilang kurang likuid atau susah dicairkan. Butuh waktu yang lama jika Anda ingin menikmati imbal hasil dari investasi obligasi yang dilakukan.

Berbeda dengan reksadana, instrumen investasi ini sangat likuid atau bisa dicairkan kapan saja. Anda bisa kapan saja mencairkan dan menikmati imbal hasil dari investasi reksadana. Hanya dengan request pencairan maka uang akan dicairkan. Waktu untuk menunggunya yaitu maksimal T+7 sampai uang masuk ke rekening Anda.

4. Agen Penjual

Pembelian obligasi bisa dilakukan melalui perusahaan sekuritas yang sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan bank. Anda bisa membeli obligasi dengan cara yang mudah yaitu langsung datang ke perusahaan penjual obligasi maupun bank. Menariknya lagi, ada beberapa bank yang menjual obligasi sudah membuat aplikasi untuk pembelian obligasi. Keberadaan aplikasi tersebut tentu akan mempermudah nasabah dalam membeli obligasi. Akan tetapi, jumlah obligasi yang dijual sangat terbatas.

Jika ingin investasi reksadana, Anda bisa membeli reksadana di Investree yang sudah sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Silahkan daftar Investree melalui aplikasi Investree for Lender sekarang juga di Google Play Store dan App Store. Atau melalui website https://investree.id/invest/reksadana.

Itulah penjelasan lengkap mengenai perbedaan saham obligasi dan reksadana. Meski memiliki beberapa perbedaan, kedua instrumen investasi ini sama-sama menjanjikan imbal hasil yang menjanjikan. Anda bisa langsung memilih berinvestasi di saham obligasi atau reksadana.

Referensi :

Ainal Zahra. 04 Jul 21 | 05:05. Guys, Ini lho 5 Perbedaan Reksa Dana dan Obligasi. Idntimes.com : https://bit.ly/30jxkeE

Share this Post

Artikel Terbaru