Investasi

Apa Itu Investasi Jangka Pendek? Ayo Simak Lebih Dalam

Pengertian investasi jangka pendek secara umum adalah kegiatan investasi yang sifatnya sementara dan biasanya bisa ditarik dengan mudah dalam jangka waktu singkat. Kegiatan ini dinilai efektif dalam menjaga aset keuangan tetap sehat namun tidak terpaku pada perjanjian jangka panjang. Adapun beberapa instrumen yang disediakan pada investasi jangka pendek adalah obligasi, emas, hingga reksa dana. Mengingat setiap investor memiliki tujuannya masing-masing dalam melakukan investasi, lantas apa saja manfaat utama dari kegiatan ini? Apa saja jenisnya dan bagaimana strategi yang bisa digunakan investor dalam investasi jangka pendek?

Kilas Singkat Investasi Jangka Pendek

Jenis investasi jangka ini tidak terlalu mengacu pada jangka waktu yang panjang sehingga bisa dicairkan kapanpun saat investor bersedia. Umumnya, orang-orang yang memilih investasi jangka pendek akan mencairkannya menjadi uang tunai dalam kurun waktu 2-12 bulan. Walaupun bersifat sementara dan tidak terikat waktu, jenis investasi ini masih bisa menjadi salah satu strategi tersendiri bagi investor untuk mengembangkan modalnya.

Jenis Investasi Jangka Pendek

1. Deposito

Deposito mempunyai profil risiko yang cukup rendah. Jenis investasi ini bisa ditemui hampir di seluruh lembaga keuangan yang ada di Indonesia. Saat investor menyimpan dananya dalam bentuk deposito, nilainya akan meningkat karena adanya bunga. Untuk urusan waktu, Anda bisa memilih program deposito 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun, bergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda pribadi.

2. Reksa dana

Reksa dana acap kali menjadi alternatif bagi para investor pemula untuk memulai aktivitas investasi. Pasalnya, ada banyak produk reksadana yang bisa dengan mudah dibeli melalui platform online maupun konvensional. Secara umum, reksa dana terbagi menjadi 4 jenis yaitu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, dan reksa dana campuran.

3. P2P Lending

Seiring dengan perkembangan teknologi, mulai banyak perusahaan-perusahaan fintech yang berdiri di Indonesia. Di mana keberadaan perusahaan tersebut memiliki peran sebagai wadah bagi para investor untuk menanamkan modalnya dan memperoleh manfaatnya dalam kurun waktu singkat, biasanya di bawah 1 tahun. Nah, manfaat yang bisa dirasakan investor kala berinvestasi di peer-to-peer lending (P2P lending) adalah kenaikan nilai investasi dari suku bunga pinjaman.

Strategi Investasi Jangka Pendek

1. Menentukan Instrumen Investasi

Tak perlu terburu-buru, pastikan Anda memiliki cukup waktu dalam memilih instrumen investasi untuk digeluti. Amati bagaimana investasi tersebut dapat memberikan manfaat, kerugian, serta alur kerjanya. Setelah itu, bandingkan satu instrumen investasi dengan instrumen yang lainnya. Pada tahap ini, Anda akan memperoleh informasi mendetail terkait jenis instrumen keuangan yang paling cocok untuk berinvestasi.

2. Melakukan Diversifikasi

Hingga saat ini, strategi diversifikasi portofolio dianggap sebagai salah satu strategi paling ajaib untuk investasi jangka pendek. Hal ini dikarenakan diversifikasi dapat melindungi aset keuangan investor dari potensi merugi.

3. Tak Perlu Panik

Kunci utama dari keberhasilan investasi ialah tenang. Tidak peduli jika nilainya mengalami penurunan, Anda disarankan untuk tidak buru-buru menjualnya. Seperti yang diketahui, dunia investasi sangatlah dinamis dan fluktuatif. Investor tidak akan pernah tahu bagaimana kondisi perekonomian pada masa mendatang.

Demikianlah sekilas informasi mengenai pengertian investasi jangka pendek beserta jenis dan strategi penerapannya yang bisa Anda contoh. Bagaimana? Ternyata memulai kegiatan investasi sebagai investor pemula tidaklah terlalu sulit bukan?

Referensi:Maulana Adieb. 19 Februari 2021. Investasi Jangka Pendek: Pengertian, Jenis, serta Strategi dalam Penerapannya. https://bit.ly/2UinFld

Share this Post