Investasi

Apa Itu Investasi? Berikut Pengertian dan Penjelasannya

Para ahli menafsirkan pengertian investasi sebagai suatu kegiatan menanamkan sejumlah modal, baik pada barang atau bangunan, dengan harapan memperoleh manfaat dalam kurun waktu tertentu. Seiring dengan berjalannya waktu dan diikuti oleh peningkatan jumlah peminat aktivitas investasi, jenis investasi berikut nominalnya mulai menjadi beragam.

Sekilas Tentang Investasi

Investasi bisa diartikan sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan aset dalam jangka waktu tertentu demi memperoleh manfaat di masa mendatang. Berdasarkan jangka waktunya, jenis investasi dibagi menjadi 2 yaitu:

1. Investasi Jangka Pendek

Jika memilih jenis investasi ini, Anda dapat menikmati manfaat dalam kurun waktu 1-3 tahun. Adapun contoh investasi jangka pendek yang dapat Anda coba ialah reksa dana, deposito, saham, dan obligasi.

2. Investasi Jangka Panjang

Untuk dapat menikmati manfaatnya, investor harus menghabiskan waktu lebih lama dalam menginvestasikan asetnya pada investasi jangka panjang. Umumnya, jangka waktu yang diperlukan untuk memetik hasil tanam modal itu adalah 3 tahun, 5 tahun, dan bahkan puluhan tahun mendatang. Contoh dari investasi ini adalah dana pensiun, dana pendidikan, dana pernikahan, investasi emas, bangunan, dan tanah.

Jenis Investasi Untuk Pemula

1. Emas

Sudah beberapa dekade berlalu dan emas masih menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia yang gemar mengenakan perhiasan ataupun mereka yang ingin menjadikannya instrumen investasi. Selain mudah untuk dimulai, investasi emas memiliki manfaat yang cukup menarik untuk dilirik. Pasalnya, jenis logam mulia ini memiliki harga yang relatif stabil, bahkan tergolong meningkat mengikuti kondisi permintaan di pasar yang tinggi.

2. Reksa dana

Secara garis besar, reksadana merupakan wadah yang tepat bagi para investor pemula yang tidak memiliki cukup waktu senggang maupun keahlian dalam menghitung besar kecilnya risiko dari instrumen penanaman modal lainnya seperti saham dan obligasi.

Jenis investasi ini memiliki Manajer Investasi (MI) yang bakal membantu investor dalam mengelola asetnya. Sehingga mereka yang masih “buta” terhadap dunia investasi tetap bisa merasakan manfaat dari kegiatan ini.

3. Obligasi

Umumnya, obligasi didistribusikan dalam bentuk lembaran kertas perjanjian yang menuliskan nominal beserta ketentuan persentase bunga di dalamnya. Obligasi sendiri dibagi menjadi 2 macam, yakni obligasi pemerintah dan obligasi perusahaan. Yang mana jenis obligasi pemerintah akan diterbitkan oleh pemerintah secara langsung. Sementara obligasi perusahaan umumnya diterbitkan oleh perusahaan tertentu, entah itu BUMN ataupun swasta.

4. Saham

Di mata masyarakat awam, saham adalah jenis investasi yang hanya dimainkan oleh orang besar dan berpengaruh dengan dompet tebal. Padahal tidak selalu demikian. Faktanya, investor pemula dengan modal minim sudah bisa terjun ke jenis investasi saham ini. Beberapa opsi pembelian saham bisa ditebus dengan modal di bawah Rp 1 juta.

5. Deposito

Deposito diklaim sebagai jenis investasi yang tepat bagi orang yang sedang mempersiapkan dana pensiun atau sekadar berniat menjadikan uangnya sebagai dana simpanan. Secara umum, jenis investasi ini banyak dilirik lantaran persyaratannya yang sangat mudah.

6. Properti

Termasuk dalam jenis investasi jangka panjang, berinvestasi pada bidang properti memiliki manfaat yang sangat besar. Sebab, investasi ini mempunyai risiko kerugian yang tergolong rendah lantaran nilai asetnya yang cenderung meningkat di setiap tahunnya.

Dengan memahami apa itu pengertian investasi dan jenis-jenisnya, potensi untuk memperoleh manfaat dari kegiatan ini akan semakin luas. Bagaimana? Tertarik untuk memulai kegiatan investasi?

Referensi:

Redaksi OCBC NISP. 8 Februari 2021. Apa itu Investasi? Ini Pengertian, Jenis, & Tujuan Investasi. https://bit.ly/3vsXgOs

Share this Post

Artikel Terbaru