How-To

Apa Itu Utang Jangka Panjang? Pahami Lengkapnya Di Sini

Utang jangka panjang adalah salah satu jenis utang yang durasi temponya lebih dari 1 tahun kalender. Secara garis besar, utang dalam jangka panjang bisa dilihat dari 2 perspektif yaitu pelaporan laporan keuangan oleh penerbit dan investasi keuangan. Lalu, bagaimana penjelasan utang dalam jangka panjang secara rinci? Anda bisa pelajari informasinya di bawah ini.

Mengenal Utang dalam Jangka Panjang

Utang jangka panjang dinilai sebagai komponen utama dari rasio solvabilitas suatu usaha yang dianalisis oleh pemegang kepentingan berikut lembaga pemeringkat ketika menilai risiko solvabilitas. Dalam hal ini, biasanya entitas memilih untuk menerbitkan utang jangka panjang setelah melakukan berbagai pertimbangan, khususnya pada tenggat pembayaran utang dan bunga yang wajib dibayar.

Salah satu alasan mengapa perusahaan memilih untuk berutang adalah butuh dana modal dalam waktu singkat. Semisal, bisnis rintisan memerlukan modal besar untuk memulai dan membayar berbagai anggaran dasar seperti riset, lisensi, asuransi, persediaan, peralatan, sampai periklanan.

 

Jika Anda membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha seperti pemasaran dan lainnya, Anda bisa mengajukan pinjaman ke Investree yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Investree menjadi jembatan yang mempertemukan antara Anda sebagai peminjam (Borrower) dan pemberi pinjaman (Lender). Selain proses mudah dan cepat, Anda bisa mendapatkan tingkat bunga dan biaya kompetitif berdasarkan sistem credit-scoring modern mulai dari 1% per bulan. Daftar Investree sekarang juga dan kembangkan usaha Anda.

 

Usaha dengan perencanaan yang matang juga perlu memanfaatkan utang dalam pendanaan operasi reguler dan proyek padat modal baru. Jika ditilik secara keseluruhan, seluruh bisnis perlu mengantongi modal, dan utang jangka panjang merupakan satu dari sekian banyak sumber tuk memperoleh modal tunai langsung untuk mengcover biaya operasional usaha.

Instrumen Investasi utang Jangka Panjang

1. Emas

Investasi emas menjadi instrumen yang menjanjikan dan paling minim risiko. Ini karena produk emas cenderung mempunyai nilai yang stabil dan terus meningkat di pasaran. Selain itu, investasi emas sangat mudah untuk dilakukan, sebab Anda hanya perlu mengunjungi toko emas terpercaya untuk membelinya, kemudian menyimpannya di rumah atau bank. Bagi seorang pemula, ada baiknya untuk memilih emas logam atau batangan karena nilainya yang terus meningkat dibandingkan dengan emas perhiasan. Seperti yang diketahui, emas perhiasan mempunyai banyak potongan biaya mulai dari biaya karat, pembuatan model dan motif, dan lain sebagainya. Sehingga nilainya bakal stabil dan tidak naik terlalu tinggi.

2. Properti

Properti menjadi bisnis sekaligus investasi yang menguntungkan untuk Anda jalani, baik itu untuk investasi tanah ataupun bangunan. Terdapat 2 jenis investasi properti yang bisa Anda coba jalani. Pertama, properti komersial seperti menyewakan hotel, ruko, apartemen dan lainnya. Kedua, properti residential, yakni dengan menyewakan properti hunian seperti kontrakan, rumah, atau kos-kosan.

3. Obligasi

Surat utang atau obligasi umumnya diterbitkan oleh perusahaan perorangan, koperasi, atau pemerintah. Biasanya, waktu tempo obligasi dimulai dari 1 sampai 10 tahun. Adapun untuk keuntungan yang bisa Anda peroleh dari investasi obligasi adalah pendapatan tetap dari produk investasi tersebut.

 

Pada dasarnya, terdapat 2 jenis obligasi yang bisa dipilih, yakni obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah dan perusahaan. Untuk imbal hasil yang bisa didapatkan bisa mencapai poin 6% per tahun dan akan dikurangi dengan pajak senilai 15%.

 

Investree menjadi salah satu Mitra Distribusi Penjualan Sukuk Ritel, Obligasi Negara Ritel Indonesia, Sukuk Negara Tabungan dan Saving Bond Ritel yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pesan sekarang di https://sbn.investree.id atau aplikasi mobile Investree for Lender.

4. Tabungan Berjangka

Tabungan berjangka mempunyai nilai bunga tabungan yang lebih besar dibandingkan tabungan biasa. Jenis investasi jangka panjang ini sangat cocok untuk Anda yang membutuhkan dana khusus seperti dana pendidikan dan dana pensiun. Untuk prosedur penarikan tabungan ini sendiri tidak bisa dilakukan sembarangan karena sudah adanya aturan khusus yang disepakati nasabah. Jika waktu tempo belum tiba, maka dana yang diinvestasikan tidak bisa ditarik dengan alasan apapun.

 

Itulah sekilas informasi mengenai utang jangka panjang yang perlu Anda pahami. Semoga bermanfaat!

 

Referensi :

Yusuf Mahesa. 14 Oktober 2020. Pengertian Apa Itu Hutang Jangka Panjang? Belajarekonomi.com : https://bit.ly/3mzrJYN

Share this Post

Artikel Terbaru