Bisnis

Perbedaan Franchise dan Lisensi yang Jarang Orang Tahu

Perbedaan franchise dan lisensi penting Anda ketahui sebagai pengusaha pemula. Franchise dan lisensi menjadi salah satu peluang usaha yang bisa Anda jalankan. Banyak yang sudah mengenal franchise namun masih sedikit yang tahu tentang lisensi. Di sini akan dijelaskan secara lengkap perbedaan keduanya agar Anda bisa lebih paham.

Perbedaan Franchise dengan Lisensi

1. Pengertian Franchise dan Lisensi

Perbedaan franchise dan lisensi dapat dilihat dari pengertiannya. Untuk franchise adalah sebuah perjanjian atau ikatan antara dua pihak atau lebih yang salah satu pihaknya nanti memberikan hak memanfaatkan dan menggunakan hak dari kekayaan intelektual.

Dapat dikatakan, franchise adalah pemberian wewenang brand atau produk agar bisa dijual secara komersial yang diatur sesuai perjanjian kerjasama. Perjanjian tersebut harus disetujui oleh notaris dan mendapat pengakuan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Sementara itu, pengertian lisensi adalah pemberian izin untuk melakukan sebuah produksi sebuah produk maupun jasa yang telah dipatenkan sebelumnya oleh penemu pertamanya. Dari sini terlihat jelas perbedaan keduanya, satu menggunakan dan satu lagi memproduksi.

2. Dasar Hukum Franchise

Selain dari pengertiannya, dasar hukum keduanya juga menjadi pembeda yang sangat mencolok. Untuk franchise dasar hukum yang digunakan adalah pasal 5 peraturan pemerintah 42/2007 yang isinya mengatur tentang data diri para pihak, jenis hak kekayaan intelektual, kegiatan usaha, hak serta kewajiban dari setiap pihak, fasilitas hingga pemasaran yang diberikan pemberi franchise pada penerimanya, jangka waktu perjanjian, tata cara pembayaran imbalan, hingga tata cara perpanjangan dan pemutusan perjanjian.

Sementara itu, dasar hukum lisensi ialah peraturan pemerintah 36/2018 yang berisi tentang pencatatan perjanjian lisensi kekayaan intelektual. Isinya mengatur tentang hak cipta dan hak terkait, paten, merek, desain industri dan tata letak,dan rahasia dagang.

3. Hak dan Kewajiban Franchise

Untuk hak dan kewajiban franchise dan lisensi pun juga berbeda. Pada franchise ada istilah franchisor sebagai pemilik atau pemberi franchise dan franchisee sebagai penerima.

Kewajiban pihak pemberi adalah memberikan nama, produk, resep, serta segala hal yang berhubungan dengan penjualan franchise yang sesuai dengan perjanjian. Sedangkan pihak penerimanya berwenang untuk menggunakan brand, produk dan resep dari pihak pemberi untuk mendapatkan imbal hasil. Kewajiban pihak penerima adalah memberikan kompeni sehingga terjadi perjanjian waralaba.

Hak dan kewajiban pada lisensi tentu berbeda dengan franchise. Ada pihak licensor atau pencipta yang merupakan orang atau sekelompok orang sebagai penemu atau pencipta suatu produk yang sifatnya khas. Lalu ada ciptaan yang merupakan hasil karya dari licensor dari bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra yang lahir dari inspirasi, kemampuan, pikiran, serta imajinasi yang diekspresikan dalam bentuk yang nyata.

Terakhir ada licensee atau pemegang hak cipta yang merupakan pihak yang menerima hak cipta yang dimiliki licensor. Licensee di sini menerima hak cipta tersebut secara sah dari licensor.

Jadi kewajiban licensor memberikan lisensi pada licensee untuk memproduksi sebuah produk atau jasa dengan standar kualitas dari licensor. 

Sementara license harus memproduksi dan menjual menggunakan brand hak cipta dan memberikan uang royalti yang sudah disepakati kedua pihak.

Perlu diketahui dan diingat juga, perbedaan franchise dan lisensi ada pada proses supervisinya. Pada franchise, pihak penerima mendapat kan supervisi dan bimbingan selama beroperasi guna menjaga kualitas produk. Sementara pada lisensi, dalam prakteknya tidak ada pengawasan serta bimbingan dari pihak licensor kepada licensee.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan franchise dan lisensi yang wajib Anda ketahui. Yang pasti modal untuk franchise tidak sedikit. Jika Anda membutuhkan tambahan modal untuk franchise, Anda bisa mengajukan pinjaman ke Investree yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Investree menjadi jembatan yang mempertemukan antara Anda sebagai peminjam (Borrower) dan pemberi pinjaman (Lender). Selain proses mudah dan cepat, Anda bisa mendapatkan tingkat bunga dan biaya kompetitif berdasarkan sistem credit-scoring modern mulai dari 1% per bulan. Daftar Investree sekarang juga dan kembangkan usaha Anda. Dengan modal tersebut, Anda bisa mengembangkan usaha franchise dengan lancar dan maksimal.

Referensi :

Omegasoft. Mengenal Perbedaan Lisensi dan Franchise. Omegasoft.co.id : https://bit.ly/3wyqP35

Share this Post

Artikel Terbaru