Bisnis

Kisah UKM: Bangun Bisnis yang Tidak Biasa, Maya Saputri Jadikan Velacom Tetap Berdaya Saing di Tengah Pandemi

PT Velacom Indonesia (Velacom) yang berdiri tahun 2015 merupakan perusahaan jasa telekomunikasi yang menyediakan network/jaringan untuk penerima sinyal Base Transceiver Station (BTS) bekerja sama dengan operator jaringan (provider) seperti Telkomsel, Indosat, dan XL. Bersama dengan suaminya yang memiliki latar belakang dan pengalaman pekerjaan di bidang telekomunikasi, Rumanti Maya Saputri atau yang sering disapa Ibu Putri ingin agar beliau dan sang suami tidak terus-menerus bekerja di perusahaan milik orang lain yang akhirnya memutuskan untuk mendirikan Velacom. Lalu, apa insight seputar bisnis yang bisa diambil dari Ibu Putri selaku Founder & CEO Velacom? Berikut Investree mendapat ulasannya melalui wawancara eksklusif bersama beliau. Yuk, simak di bawah ini!

Strategi pemasaran sejak awal

Bekerja di perusahaan sendiri membuat Ibu Putri jadi memiliki banyak pengalaman mulai dari mengatur strategi bisnis, pemasaran, hingga melakukan manajemen karyawan. Sebagai langkah awal di pemasaran, beliau coba menawarkan jasanya kepada klien di perusahaan tempat suaminya dulu bekerja hingga akhirnya membuat klien tersebut tertarik untuk terus menggunakan jasanya.

Dari teman ke teman, mulut ke mulut hingga akhirnya banyak yang percaya dengan Velacom, pengerjaan dari kami juga dinilai bagus, sehingga banyak yang trust dengan kami. Dari project yang sedikit-sedikit, kemudian berkembang dan semakin banyak yang tau Velacom,” ungkap Ibu Putri.

Semua bisnis di bidang apapun pasti melalui sebuah proses untuk bisa menjadi sukses. Seperti Velacom yang dulunya hanya mengeluarkan biaya untuk total gaji karyawan sebesar Rp 70 juta, sekarang total yang dikeluarkan sudah mencapai lebih dari Rp 1 miliar seiring dengan bertambahnya jumlah karyawan yang disebabkan oleh semakin bertambahnya project yang ditangani. Berkat perusahaan yang makin dikenal dan kinerja yang diakui, Velacom berhasil mendapat penghargaan The Best SubCon oleh Telkomsel di tahun 2018.

Rumanti Maya Saputri, Founder & CEO Velacom, di kantor Velacom yang berlokasi di kota Surabaya.

Tantangan/hambatan selama Velacom berdiri

Semakin banyak perusahaan SubCon yang berdiri membuat Velacom harus mampu bersaing agar tidak kalah dari para pesaingnya. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pasti selalu mengutamakan trust atau kepercayaan, sehingga Velacom berupaya untuk menjaga kualitas layanan agar para klien terus mempercayakan project-nya untuk bisa ditangani oleh mereka. Kualitas layanan harus selalu dijaga agar klien selalu percaya dengan kinerja perusahaan meski di tengah situasi pandemi sekalipun. 

Ibu Putri mengaku, kondisi saat ini juga memberi dampak pada perusahaannya. Jumlah proyek ikut menurun, tidak sebanyak biasanya namun cukup untuk tetap menghidupi karyawan. Sepanjang tahun 2020 kemarin pun, beruntungnya Velacom masih bisa bertahan dan belum menemui hambatan yang berarti. Ini terjadi karena Ibu Putri selalu menekankan kepada para karyawannya untuk mematuhi protokol kesehatan, terlebih saat berada di kantor. Beliau juga membatasi waktu karyawan masuk kantor hanya seminggu tiga kali, sampai menyediakan vitamin bagi para karyawannya. Semua itu dilakukan dengan tujuan agar tidak terjadi penularan COVID-19 yang akan berpotensi menjadi hambatan dalam operasional perusahaan. 

Perbedaan setelah bergabung dengan Investree

Setelah gabung di Investree, urusan cash flow perusahaan jadi lebih lancar. Kenapa? Karena terkadang perusahaan membutuhkan dana cepat untuk mengerjakan suatu project dan Investree bisa memenuhi kebutuhan itu. Atau, terkadang ada kondisi ketika pembayaran dari vendor mundur, Investree bisa membantu mengamankan cash flow perusahaan tanpa harus mengganggu anggaran keuangan yang telah disusun rapi sebelumnya, dan perusahaan bisa lanjut mengerjakan project setelahnya. Dengan begitu, Velacom tetap dapat mengerjakan pekerjaan dengan lancar tanpa terhambat urusan finansial bisnis. 

Saya merasa sangat terbantu dengan adanya Investree karena urusan pekerjaan jadi lebih lancar dan tidak terhambat permodalan,” tambahnya.

Tips bisnis bagi UKM agar usahanya dapat bertahan lama

Menurut Ibu Putri, untuk mempertahankan suatu bisnis agar dapat bertahan lama diperlukan ketekunan. Karena baginya tidak ada pencapaian yang instan, semua harus melalui proses dan tidak masalah bila harus memulainya dari nol.

Karena sulit bila dalam satu tahun langsung jadi sukses usahanya, yang penting tetap tekun menjalankan usaha meski ada saja hambatannya. Naik-turun, untung-rugi pasti selalu ada dalam dunia usaha jadi saya berusaha menikmatinya, jangan sampai bosan,” pesan Ibu Putri.

Selain itu, percaya diri dengan usaha/produk yang dimiliki juga merupakan suatu keharusan. Fokus dengan bidang usaha yang ditekuni sesuai dengan keahlian masing-masing dan berusaha untuk menjadi unggul di kelasnya, serta jangan sampai mudah tergoda untuk beralih ke bisnis lain. Ditambah selalu berinovasi dengan usaha yang dimiliki agar tidak ketinggalan dari yang lainnya. Mengikuti perkembangan zaman juga menjadi salah satu kunci untuk bisa mempertahankan klien/konsumen dari waktu ke waktu. 

Velacom bergerak di bidang telekomunikasi yang sangat cepat berkembang, sekarang sudah masuk teknologi 5G yang juga harus segera kami ikuti ke arah sana”, tutupnya.

Share this Post