Bisnis

Ketahuilah 7 Perencanaan Bisnis yang Bisa Membantu Anda

Perencanaan bisnis yang matang membantu mengamankan modal awal sekaligus mengarahkan perusahaan setelah berhasil didirikan. Ada beberapa perencanaan bisnis yang bisa menjawab setidaknya 3 pertanyaan penting bagi Anda sebagai kreditur maupun investor. Seperti apakah investasi di bisnis ini bisa menghasilkan uang? Apakah investor bisa memahami tempatnya berinvestasi? Atau apakah investor bisa mempercayai perusahaan tempatnya berinvestasi? Anda bisa pelajari jawabannya di bawah ini.

Perencanaan Bisnis yang Efektif

1. Executive SummarY

Dalam lembar perencanaan usaha, setidaknya ada satu atau dua halaman yang membahas tentang usaha suatu perusahaan secara singkat. Termasuk di dalamnya sasaran bisnis, upaya pemasaran, modal pendapatan, dan prosedur operasional.

2. Product Description

Rencana bisnis juga harus mencantumkan gambaran produk atau jasa yang akan dijual kepada konsumennya. Selain itu, pihak produsen harus bisa menjelaskan bagaimana proses produksi dilakukan, mulai dari pengelolaan bahan mentah, proses pembuatan produk, sampai menjadi barang jadi yang siap dikemas dan dipasarkan.

3. Marketing Plan

Pada pembuatan perencanaan bisnis, wajib dibuat penataan strategi pemasaran yang dilakukan oleh tim manajemen saat menjual produk kepada konsumen. Poin utama dari strategi pemasaran harus dibuat unik, realistis, dan bisa memberikan nilai tambah bagi produk atau perusahaan sehingga bisa bersaing dengan produsen produk serupa.

Strategi pemasaran bisa dibagi dalam beberapa fase sesuai dengan kondisi usaha perusahaan terkait. Semisal, fase pertama adalah fase pengenalan produk atau jasa, kemudian dilanjutkan dengan fase pemasaran lewat media digital, fase penetapan harga, dan seterusnya.

4. SWOT Analysis

Analisis SWOT memiliki keterkaitan yang amat erat dengan kondisi internal suatu perusahaan. Melalui analisis SWOT, perusahaan bisa menilai kekuatan sekaligus kelemahan yang dimilikinya untuk kemudian dibandingkan dengan kompetitor sejenis. Dengan begitu, Anda bisa melakukan antisipasi guna menjaga konsistensi kekuatan sekaligus meminimalisir kelemahan usahanya dengan menimbang faktor eksternal seperti peluang dan ancaman dari luar yang dianggap akan menghambat kelancaran aktivitas usaha.

5. Operations

Anda harus memperhitungkan biaya-biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional usahanya. Mulai dari biaya sumber daya manusia, biaya produksi, biaya maintenance, dan lain sebagainya. Poin ini perlu dimasukkan ke dalam rencana bisnis agar perusahaan dapat mengantisipasi kerugian yang dimungkinkan timbul dari kegiatan usahanya. Di samping itu, pihak investor juga membutuhkan alokasi dana secara rinci dan logis untuk memutuskan apakah mereka akan tetap mempertahankan atau menarik dana investasinya.

6. Financial Planning

Dalam membangun suatu usaha, perencanaan keuangan menjadi faktor yang sangat krusial. Di mana perusahaan harus memformulasikan perhitungan modal dana yang diperlukan untuk menjalankan operasional bisnis, serta bagaimana membuat dan mengontrol anggaran yang dikantongi. Seluruh transaksi yang melibatkan keuangan operasional harus diperhitungkan secara matang dan akurat guna mencegah risiko kerugian yang mungkin muncul dari kegiatan itu.

7. Timeline Business Project

Anda perlu membuat timeline tahapan pengembangan bisnis secara rinci, jelas, dan logis agar investor bisa mempercayai usaha tersebut untuk diberikan sejumlah modal investasi.

Pada dasarnya, setiap tahapan perencanaan bisnis memerlukan modal yang cukup besar untuk bisa direalisasikan. Sayangnya, tidak semua pengusaha baru sudah matang secara finansial. Untuk itu, bagi Anda yang terkendala modal untuk berkembang bisa mengajukan pinjaman modal usaha melalui Investree yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Investree memberikan tingkat bunga dan biaya kompetitif berdasarkan sistem credit-scoring modern mulai dari 1% per bulan. Tunggu apalagi, ajukan pinjaman Anda sekarang. Tim Investree akan melakukan analisis dan persetujuan secara komprehensif.

Referensi:

Yose Foejisanto, SE, M. Sc. 13 April 2017. Bagaimana Cara Membuat Perencanaan Bisnis - Business Plan yang Baik? Id.linkedin.com: https://bit.ly/3yQBDsQ

Share this Post

Artikel Terbaru