Bisnis

Apa Itu Bisnis Model Canvas? Simak Selengkapnya Disini!

Bisnis model canvas menjadi salah satu strategi untuk mengembangkan usaha Anda. Strategi bisnis ini sangat penting Anda miliki untuk bersaing dengan kompetitor sehingga mampu memenangkan persaingan pasar. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa pelajari apa itu bisnis dengan model canvas dibawah ini.

Pengertian Bisnis Model Canvas

Model bisnis canvas memiliki pengertian sebagai kerangka manajemen berupa chart visual pada suatu usaha yang berguna untuk merancang strategi bisnis yang nantinya akan dijalankan. Model bisnis ini pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Osterwalder yang merupakan seorang wirausaha asal Swiss.

Elemen Bisnis Model Canvas

Model bisnis ini memiliki beberapa elemen yang berguna untuk membantu Anda membuat sebuah perencanaan bisnis sebelum memulai menjalankan suatu usaha. Melalui model bisnis ini, Anda sebagai pelaku usaha bisa dengan mudah mengenali mana ide yang potensial dan yang tidak dengan elemen-elemen didalamnya. Elemen tersebut terdiri dari :

1. Customer Segments

Elemen pertama adalah customer segments atau segmentasi pasar. Anda harus membuat dan menentukan segmen pasar yang tepat bagi konsumen produk yang ditawarkan. Sebagai contoh ketika Anda ingin menjual pizza dengan harga Rp. 10 ribuan tentukan kira-kira segmen pasar yang potensial siapa saja, apakah anak sekolah, pekerja kantoran dan sebagainya.

2. Value Proposition

Setelah menemukan dan menentukan segmentasi pasar yang tepat, langkah selanjutnya yaitu menyusun keunggulan produk secara terperinci. Masukkan juga manfaat apa saja yang bisa didapatkan konsumen sesuai segmen pasar tersebut dari produk yang Anda tawarkan.

3. Channels

Berikutnya adalah menentukan media atau saluran (channel) apakah yang akan dipakai untuk sarana promosi produk. Apakah perlu membuat iklan di media massa seperti televisi atau cukup melalui media sosial saja.

4. Revenue Streams

Bisa dibilang, ini adalah elemen terpenting dalam bisnis model canvas. Revenue streams merupakan elemen yang dimana nantinya suatu usaha bisa mendapatkan penghasilan dari konsumen dan pelanggan. Oleh sebab itu pastikan Anda mengelolanya dengan baik dan maksimal agar bisa mendapatkan keuntungan besar.

5. Key Resource

Elemen ini memuat daftar sumber daya (resources) yang harus dimiliki dan direncanakan dengan sebaik-baiknya oleh pelaku usaha. Sumber daya yang dimaksud mencakup SDM, pengelolaan bahan baku produksi, penataan pada proses operasional hingga permodalan.

 

Jika Anda membutuhkan tambahan modal, Anda bisa mengajukan pinjaman ke Investree yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Investree menjadi jembatan yang mempertemukan antara Anda sebagai peminjam (Borrower) dan pemberi pinjaman (Lender). Selain proses mudah dan cepat, Anda bisa mendapatkan tingkat bunga dan biaya kompetitif berdasarkan sistem credit-scoring modern mulai dari 1% per bulan. Daftar Investree sekarang juga dan kembangkan usaha Anda. Dengan modal tersebut, Anda bisa mengembangkan usaha dengan lancar dan maksimal.

6. Customer Relationship

Pastikan pelanggan Anda merasa nyaman sehingga akan selalu loyal pada produk Anda kalau memang ingin mengembangkan usaha dalam jangka panjang. Jalin terus hubungan baik dengan konsumen dan pelanggan supaya mereka tidak berpaling pada produk kompetitor.

7. Key Activities

Di dalam elemen ini yang harus Anda lakukan adalah bagaimana caranya membuat produk maupun jasa yang Anda jual bisa dikenal orang. Setelah itu lakukan juga aktivitas yang akan membuat bisnis Anda tersebut bisa diterima oleh masyarakat sebagai konsumen.

8. Key Partnership

Melalui elemen ini membuat Anda bisa memiliki jalinan hubungan yang baik dalam siklus bisnis yang sesuai dengan tujuan usaha. Contohnya seperti menjalin hubungan kerjasama dengan usaha milik orang lain supaya performa bisnis Anda bisa meningkat.

9. Cost Structure

Anda harus mengetahui bagaimana struktur pembiayaan dalam bisnis bisa berjalan dengan benar supaya terhindar dari kerugian. Dalam hal ini sebaiknya Anda melakukan pengelolaan biaya secara seefisien mungkin agar pengeluarannya lebih hemat. Pastikan juga laporan keuangan perusahaan sudah dibuat dengan benar sebagaimana mestinya.

Itulah penjelasan tentang apa itu bisnis model canvas beserta dengan elemen-elemen yang ada didalamnya. Model bisnis tersebut sangat cocok bagi Anda yang masih menjadi pemula dalam bisnis karena penerapannya jauh lebih sederhana. Semoga bermanfaat!

Referensi :

Insight Talenta. Bisnis Model Kanvas dan 9 Elemennya Bantu Bisnis Berkembang. Talenta.co : https://bit.ly/3IgKg6d

Ilham Bagus. Bisnis Model Canvas : Apa Itu dan Bagaimana Cara Membuatnya? . niagahoster.co.id : https://bit.ly/3lDjiMm

Share this Post