Bisnis

6 Pertanyaan yang Wajib Anda Jawab Sebelum Memulai Bisnis di 2021

Sebuah bisnis dimulai dari proses penemuan ide, strategi, hingga modal usaha. Bagi Anda yang ingin memulai sebuah bisnis di tahun ini, Anda harus bisa menemukan ide, strategi, hingga modal yang bisa bertahan dalam jangka panjang. Bisnis yang Anda bangun bisa memperkaya pengalaman hidup yang berguna untuk kedepannya. Tidak terkecuali bagi bisnis yang dibangun sebagai usaha sampingan sambil Anda tetap memiliki pekerjaan utama. Namun, apa yang Anda butuhkan untuk memulai sebuah bisnis sampingan yang sukses? Nah, Investree punya enam pertanyaan yang bisa memberi Anda informasi agar dapat menciptakan jalur bisnis yang jelas dan membantu Anda untuk sukses mewujudkannya. Apa saja? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Apa yang bisa Anda korbankan?

Ketika Anda memiliki banyak tanggung jawab dan tugas, bayangkan hidup Anda sebagai sebuah tas yang sudah terisi penuh. Nah, ketika Anda ingin menambahkan tugas/tanggung jawab baru, misal dengan membangun bisnis sampingan, kemungkinan besar tas tersebut tidak akan muat sehingga Anda hampir tidak bisa menutupnya. Karena itu, solusi satu-satunya adalah dengan melepaskan sesuatu yang tidak begitu penting untuk saat ini. Jika Anda tidak bisa meninggalkan pekerjaan utama Anda, Anda harus mengurangi waktu yang Anda habiskan untuk melakukan hal lain. “Apakah Anda bersedia kehilangan waktu senggang untuk bersenang-senang?”, atau “Apakah Anda siap mengurangi waktu yang Anda habiskan bersama teman-teman/keluarga?”. Pertanyaan tersebut harus Anda jawab agar dapat mengetahui apa hal yang dapat Anda korbankan demi bisa membangun sebuah bisnis ketika Anda masih memiliki pekerjaan utama. Setiap orang punya jumlah waktu yang sama dalam satu hari. Sehingga, ketika Anda ingin mewujudkan niat untuk membangun bisnis sampingan, Anda harus memiliki manajemen waktu yang baik.

Seberapa besar keinginan Anda untuk sukses?

Kesuksesan sebuah bisnis dipengaruhi oleh 80% psikologi dan 20% mekanisme. Maksudnya adalah meski produk/layanan yang Anda tawarkan punya nilai yang bagus, namun bila Anda tidak memiliki tekad dan niat yang tulus untuk membantu pelanggan, bisnis Anda tidak akan bertahan lama. Jika Anda hanya bermain-main dengan ide bisnis yang dimiliki dan menghibur diri dengan gagasan hanya ingin menjadi kaya, Anda akan semakin sulit melewati garis finish.

Menghasilkan uang tidak bisa menjadi satu-satunya motif saat membangun sebuah bisnis karena itu tidak cukup untuk menopang ketika Anda menghadapi tantangan di tengah jalan. Sebuah bisnis sampingan membutuhkan usaha yang sangat besar agar bisa berhasil karena Anda masih harus berbagi waktu dengan pekerjaan utama Anda. Untuk bisa mengembangkan sebuah rutinitas positif yang dapat menunjang kesuksesan sebuah bisnis sampingan, Anda harus mengerahkan upaya lebih ekstra sehingga diperlukan landasan psikologis yang mumpuni. Miliki passion atau kecintaan pada bisnis yang Anda mulai, serta ubah orientasi Anda untuk bisa lebih dulu mencapai kesuksesan.

Keuangan dan sumber daya apa yang sudah dimiliki?

Kira-kira, sumber daya apa yang sudah Anda miliki sebagai modal awal? Ini tidak harus selalu berupa uang tunai, namun relasi yang bisa menjadi target konsumen juga termasuk sumber daya yang penting. Rekan atau anggota keluarga yang bisa bertindak sebagai mentor bisnis untuk memberi saran kepada Anda juga termasuk sumber daya utama. Tempat tinggal Anda saat ini juga bisa dijadikan modal awal sebagai tempat/lokasi produksi. Keterampilan yang Anda miliki untuk membuat barang produksi yang akan dijual nantinya, juga termasuk modal awal yang penting. Catat semua sumber daya yang sudah Anda miliki yang bisa digunakan untuk membangun sebuah bisnis. Anda hanya perlu melengkapi kekurangannya saja.

Sumber daya apa yang masih dibutuhkan?

Setelah Anda membuat daftar aset atau sumber daya yang dimiliki, Anda akan menemukan berapa persen kebutuhan yang sudah terpenuhi untuk memulai sebuah bisnis. Sebagai langkah awal, fokuskan penjualan dilakukan secara online melalui media sosial atau situs e-commerce. Sisanya tinggal Anda pikirkan, apa saja yang masih Anda perlukan dan bagaimana cara untuk memperolehnya. Buat daftar baru, sertakan segala sesuatu yang Anda butuhkan mulai dari kebutuhan pegawai, pengeluaran untuk marketing, hingga biaya untuk bahan baku. Anda bisa memperoleh uang tunai sebagai modal awal dengan menyisihkan gaji bulanan dari pekerjaan utama Anda.

Siapa pelanggan ideal Anda?

Membuat deskripsi target konsumen Anda merupakan langkah penting untuk membantu Anda mengkomunikasikan pesan dengan jelas, menonjol dari yang lainnya, dan mudah untuk terhubung dengan mereka karena Anda sudah “mengenalnya”. Buatlah profil terperinci yang menggambarkan demografi, karakteristik, hingga motivasi mereka. Berapa rentang usia yang Anda targetkan sebagai pelanggan, gender apa yang diutamakan, serta cari tahu sebanyak-banyaknya apa yang mereka sukai, dan apa yang membangunkan mereka di malam hari. Setelah Anda memiliki daftar ini, Anda akan lebih mudah dalam mendesain produk dan merancang strategi marketing kedepannya.

Masalah apa yang akan diselesaikan oleh bisnis Anda?

Jika Anda telah menemukan pelanggan ideal sebagai target konsumen, tidak akan sulit untuk mengidentifikasi masalah dan menemukan solusi yang bisa Anda tawarkan kepada mereka. Misal, Anda ingin memiliki bisnis yang menawarkan strategi untuk menurunkan berat badan bagi pria di rentang usia 20 – 28 tahun. Ternyata, masalah yang sering mereka hadapi adalah ingin menghilangkan lemak tanpa harus mengganggu gaya hidup mereka dengan motif agar dapat terlihat lebih menarik. Nah, dari sini Anda bisa menawarkan solusi yang jelas untuk masalah yang mereka hadapi melalui sebuah produk/layanan yang Anda ciptakan sebagai sebuah bisnis.

Masa pandemi yang juga belum kunjung usai memberi dampak yang beragam, termasuk berkurangnya pemasukan sehingga kita harus memutar otak menemukan cara untuk kembali menambah pemasukan. Bisnis sampingan bisa menjadi jawaban bagi Anda yang ingin menambah pemasukan tanpa harus mengorbankan pekerjaan utama. Nah, keenam pertanyaan di atas bisa menjadi landasan bagi Anda yang ingin mulai menjalankan bisnis sampingan. Apalagi memasuki tahun yang baru, ini bisa menjadi resolusi Anda di tahun 2021. Ayo, segera wujudkan tanpa harus menundanya lebih lama lagi!

Referensi:

Ahmed Safwan. 3 Mei 2017. Answer These 7 Questions Before Starting Your Side Business. Entrepreneur.com: https://www.entrepreneur.com/article/292517

Ryan Robinson. 30 Mei 2019. How to Start a Side Hustle While Keeping Your Day Job. Thebalancesmb.com: http://bit.ly/2XSrwnn

Share this Post