Bisnis

5 Tips Membuat Konten Media Sosial yang Menarik untuk Bisnis Anda

Bisnis di era digital membutuhkan konten marketing yang menarik agar bisa menggaet konsumen. Bahkan, konten menjadi senjata ampuh untuk membuat bisnis Anda bisa dikenal. Dilansir dari Forbes.com, konten marketing merupakan sebuah strategi untuk membuat dan menyebarkan konten berharga, relevan dan juga konsisten dalam tujuan menarik perhatian audiens. Konten juga berguna untuk membangun relasi secara efektif dengan para audiens karena konten berasal dan dibuat langsung oleh Anda. Menurut studi Demand Metric, strategi konten sangat efektif bagi bisnis karena mampu menghasilkan 3x leads lebih banyak dan menekan 62% biaya ketimbang strategi pemasaran tradisional. Nah, berikut Investree punya beberapa tips untuk membuat konten yang menarik di media sosial. Apa saja? Simak ulasannya berikut!

Konten yang sesuai dengan tujuan bisnis

Satu pertanyaan sederhana, “Mengapa bisnis Anda menggunakan media sosial?”. Jika Anda menjawab, “Karena semua orang ada di dalamnya” atau “Karena semua bisnis memang menggunakannya”, Anda mungkin punya masalah. Kenapa? Ya, setiap bisnis harus memiliki tujuan dalam penggunaan media sosial. Anda bisa merangkai tujuan tersebut berdasarkan metode ‘SMART’ agar konten yang dihasilkan menarik dan memiliki konsep yang jelas. Sebuah brand harus menetapkan tujuan yang specific (S), measurable (M), achievable (A), relevant (R), dan timebound (T). Sebagai contoh, Anda memiliki tujuan untuk meningkatkan jumlah pengikut di media sosial sebesar 25% dalam 3 bulan.  

Specific, artinya tujuan Anda secara spesifik ingin meningkatkan jumlah pengikut. Measurable, Anda memiliki tujuan yang bisa diukur dengan melihat jumlah follower atau melihat performa media sosial melalui instagram analytics (Instagram Insights). Achievable, artinya Anda memasang target yang realistis - bukan 25% dalam 1 hari, tapi 25% dalam 3 bulan. Relevant, tujuan Anda akan berpengaruh pada peningkatan brand awareness atau bahkan meningkatkan akuisisi. Terakhir, timebound - artinya tujuan tersebut harus bisa tercapai pada waktu yang telah ditentukan. Memiliki tujuan seperti ini akan menghindarkan Anda dari jebakan posting konten yang sia-sia.     

Konten yang dapat memicu reaksi emosional

Dikarenakan Anda sedang berinteraksi dengan manusia, sebisa mungkin buat konten yang bisa melibatkan sisi manusiawi. Misal, foto-foto di balik layar bisnis Anda, orang-orang yang terlibat di dalamnya, bagaimana proses produksi sampai pengemasan produk, berbagi insight bisnis sebagai owner, atau ide lain yang bisa membuat orang tertarik mengenal perusahaan Anda lebih jauh.

Jangan ragu membuat konten yang melontarkan lelucon dan jangan takut untuk berbicara dengan para pengikut seperti ketika Anda sedang berbicara dengan seorang teman. Bahkan banyak penelitian membuktikan bahwa konten yang melibatkan emosi seperti kebahagiaan, kemarahan, atau kesedihan memiliki kekuatan dan bisa menjangkau lebih banyak audiens. Tapi, tetap sesuaikan konten dengan ruang lingkup bisnis Anda.

Misal, Anda memiliki pengikut terbanyak di rentang usia 25 - 40 tahun. Anda bisa membuat konten yang mengandung nostalgia. Sebuah konten yang dapat membuat pengikut Anda mengingat kembali kenangan lama. Cari kenangan apa yang paling menarik bagi mereka. Sebagai contoh, berikut iklan bertemakan 90's untuk para milenial yang digunakan Microsoft saat mempromosikan browser Internet Explorer terbarunya (akses di sini).

Tidak melulu melakukan hard sell

Meski media sosial juga sering digunakan untuk berjualan secara langsung, tapi Anda bisa menggunakannya untuk menjawab masalah atau pertanyaan dari para pengikut. Misal, banyak audiens di berbagai saluran bertanya, "Apa kandungan dari produk ini?", atau "Jenis bahan apa yang digunakan oleh pakaian ini?". Nah, Anda bisa membuat konten yang menjelaskan tentang bahan baku produk, kelebihan/manfaatnya, sampai keunikan kemasannya. Jika pengikut Anda tampaknya membicarakan sebuah masalah, nah, solusi dari masalah tersebut juga bisa menjadi bahan konten. Tujuannya adalah untuk menjalin hubungan pelanggan secara jangka panjang.

Lalu, utamakan konten yang berbasis foto dan video. Sebab, Facebook mencatat bahwa konten video bisa mendapatkan keterlibatan 6x lebih banyak dibandingkan jenis konten berbasis teks di media sosial. Gunakan konten berupa infografis, menampilkan foto-foto pelanggan atau acara yang Anda buat, foto/video di balik layar produksi, atau quote.

Mendukung apa yang sedang tren

Antara berita terkini, tagar yang sedang tren, atau meme terbaru, selalu ada ruang untuk menjadikan hal tersebut sebuah topik bagi konten Anda. Itu mengapa, Anda wajib selalu up to date pada trending topic agar bisa menggunakannya untuk membuat konten menarik bagi pengikut Anda.

Ini bisa menjadi kesempatan besar yang tidak hanya untuk membangun buzz dari tren yang ada, tapi juga menjadi kesempatan untuk memamerkan kepribadian merek Anda. Sebagai contoh, campaign yang dikeluarkan oleh Oreo saat perayaan #NationalDonutDay (akses di sini).

Buat konten dengan prinsip ATM

ATM? Apa, sih, prinsip ATM? Yang dimaksud prinsip ATM adalah Amati, Tiru, Modifikasi. Terlebih ketika Anda sedang kehabisan ide, bingung ingin membuat konten apa, atau ingin membuat sesuatu yang baru. Kata "tiru" di sini bukan berarti Anda meniru ide orang lain sama persis. Yang ditiru adalah perspektifnya dalam membuat konten, bagaimana seseorang itu berhasil membuat konten yang menarik dan bisa mengundang banyak likes dan komen di media sosial. Lalu, modifikasikan sesuai karakter dari brand Anda. Tonjolkan beberapa bagian yang sekiranya related dengan brand image produk/perusahaan Anda. Temukan perspektif yang menarik agar konten Anda terlihat berbeda dan tidak ada di konten yang lain. Coba rutin melakukan riset kompetitor agar Anda semakin mudah menemukan perspektif unik yang disukai para pengikut.

Nah, coba koreksi apakah konten Anda di media sosial sudah cukup mampu menarik target audiens? Jika masih belum efektif, Anda bisa mempraktikan kelima tips di atas. Semoga bermanfaat!

Referensi:

Rachel Bartee. 17 Oktober 2017. 12 Tips for Creating Shareable Social Media Content. Online Marketing Institute: https://bit.ly/3h1oQys

Brent Barnhart. 26 Maret 2021. 15 Tips to Building a Better Social Media Presence. Sprout Social: https://bit.ly/3gYmgcg 

Kimberly Stephanie. Tips Membuat Konten Marketing yang Menarik. Koinworks Blog: https://bit.ly/3x3hpMu

Share this Post