Keluarga

7 Trik Menghemat Anggaran Saat Staycation Bareng Keluarga

Ketika beragam rutinitas harianmu membuat pikiran penat dan tubuh lelah, itu saatnya Anda untuk berlibur. Berhenti sejenak dari aktivitas sehari-hari dan menyegarkan pikiran agar bisa kembali fit. Apakah Anda tahu? Ada banyak manfaat yang bisa didapat dengan pergi berlibur, lho! Seperti menghilangkan stres, meningkatkan fokus, baik untuk kesehatan jantung, serta yang paling penting dapat menambah tingkat kreativitas. Siapa yang tidak mau?

Tapi, situasi pandemi saat ini membuat akses kita untuk berlibur ke tempat yang jauh jadi terbatas. Sehingga staycation bisa menjadi pilihan liburan yang menyenangkan tanpa harus bepergian jauh. Cocok banget untuk mengisi waktu libur Lebaran dimana pemerintah juga sudah mengeluarkan larangan mudik. Nah, berikut Investree punya beberapa trik menghemat anggaran saat Anda dan keluarga ingin pergi staycation. Kira-kira apa saja? Simak ulasannya di bawah, yuk!

Bikin anggaran untuk staycation

Memiliki anggaran yang terencana sangat penting untuk menghindari terjadinya overspending. Apalagi jangan sampai, deh, dibela-belain utang hanya untuk bisa staycation. Justru staycation harusnya menjadi pilihan liburan hemat karena Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang dan waktu untuk bisa mewujudkannya. Nah, saat membuat anggaran, Anda bisa merencanakan juga kegiatan yang akan dilakukan selama staycation. Cari tahu kegiatan apa saja yang disukai oleh seluruh anggota keluarga. Lalu, pilihlah tempat hiburan yang dapat mengakomodir keinginan seluruh anggota keluarga. Atau, Anda bisa mencari tempat menginap yang lokasinya berdekatan dengan taman hiburan, misalnya. Lebih baik lagi kalau Anda memilih tempat menginap yang menyediakan banyak fasilitas gratis, sehingga bisa dimanfaatkan tanpa harus pergi ke luar.

Jangan gunakan dana darurat untuk staycation

Di tengah situasi pandemi seperti sekarang, menjaga kondisi keuangan tetap stabil adalah hal yang wajib. Itu mengapa, para pakar keuangan selalu menekankan pentingnya memiliki dana darurat. Misal Anda sudah berhasil mengumpulkan dana darurat sebesar 6 kali pengeluaran bulanan, nah jangan tergoda untuk menggunakannya jika tidak ada kondisi darurat. Terlebih jangan digunakan untuk berlibur atau sekedar melakukan staycation. Justru esensi dari staycation adalah melakukan liburan hemat. Jadi bagaimana pun uang yang dikeluarkan harus lebih sedikit. Tinggal pintar-pintar menyusun rencana agar terasa seperti pergi liburan ke tempat yang jauh. Serta usahakan untuk tidak menggunakan kartu kredit saat ingin melakukan staycation.

Pilih tempat menginap dengan lokasi strategis

Kalau Anda ingin menghemat anggaran, Anda bisa memilih apartemen dibanding hotel/vila sebagai tempat menginap. Kenapa? Ya, apartemen yang fully furnish dinilai lebih menguntungkan karena sudah tersedia perabotan lengkap yang bisa Anda manfaatkan. Misal seperti kompor, kulkas, dan alat masak bisa Anda gunakan untuk memasak hidangan makan malam/siang. Sehingga menghemat pengeluaran untuk makan di luar. Jika tidak, Anda bisa memilih tempat menginap yang lokasinya berdekatan dengan mal, kawasan kuliner, atau tempat wisata/taman hiburan agar memudahkan akses. Nah, jika Anda ingin menambah kesan menarik saat staycation, Anda bisa memilih tempat menginap yang belum pernah dikunjungi sebelumnya sehingga dapat menjadi pengalaman baru bagi Anda dan keluarga.

Gunakan barang-barang yang ada di rumah

Tidak harus selalu membeli yang baru. Anda bisa memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah untuk merencanakan hiburan kala menjalani staycation. Misal, Anda di rumah punya alat kemah. Nah, alat itu bisa Anda gunakan untuk berkemah di lokasi yang cocok di sekitar tempat menginap. Atau, Anda bisa membawa board game dan game console yang dapat Anda gunakan bersama keluarga saat staycation. Buat Anda yang punya sepeda, mungkin bisa dibawa untuk bersepeda bareng keluarga. Anda juga bisa membawa perlengkapan kecantikan sendiri untuk melakukan perawatan diri ketika staycation. Gunakan kembali barang-barang yang ada di rumah untuk melakukan berbagai aktivitas gratis saat staycation. Sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi yang membuat boros pengeluaran.

Rencanakan dari jauh-jauh hari

Mengapa harus merencanakannya dari jauh-jauh hari? Ya, ketika Anda punya waktu lebih panjang untuk bersiap, bukankah itu jauh lebih baik? Jadi, Anda bisa lebih leluasa mencari tempat penginapan yang sesuai anggaran, namun dengan fasilitas yang memadai. Siapa yang tidak mau? Lagipula staycation ini bisa Anda lakukan di waktu weekend sehingga tidak tergantung pada jadwal cuti. Tinggal jadwalkan saja, weekend di minggu ke berapa dan di bulan apa Anda ingin melakukannya. Terlebih dengan memiliki rencana dari jauh-jauh hari, Anda bisa menyiapkan anggarannya lebih dulu dengan menabung. Dengan begitu tidak akan mengganggu keuangan Anda karena Anda telah menyiapkan budget khusus untuk melakukan staycation tersebut.

Cari perbandingan untuk mendapat promo penginapan terbaik

Jelas cara paling utama menghemat anggaran untuk melakukan staycation adalah dengan mencari penawaran tempat menginap terbaik. Anda bisa membandingkan antara satu platform dengan lainnya. Pilih yang bisa memberikan harga paling murah termasuk sarapan agar tidak perlu mengeluarkan uang lagi. Biasanya juga banyak platform OTA (Online Travel Agent) seperti Traveloka atau Tiket.com menawarkan promo terbaik di waktu tertentu. Nah, Anda bisa memanfaatkan promo tersebut untuk mendapat tempat menginap dengan harga termurah, bahkan bisa sampai setengah harga. Pastikan tempat menginap yang dipilih juga menyediakan berbagai fasilitas yang mampu membuat Anda rileks. Agar tujuan untuk menghilangkan penat dari melakukan staycation dapat tercapai.

Pilih waktu yang tepat

Bila ditanya, kapan waktu terbaik untuk melakukan staycation? Jawabannya adalah di luar periode high season yang terjadi di bulan Mei – Juni (musim libur Lebaran dan anak sekolah), Agustus (musim libur warga negara asing), Desember – awal Januari (musim libur natal dan tahun baru). Jika Anda melakukan staycation di luar waktu-waktu tersebut, harga tempat menginap jauh lebih murah karena sepi pengunjung. Biasanya akan ada berbagai promo menarik sehingga dapat menghemat budget.  Atau, bisa dilakukan dengan memilih hari biasa ketimbang akhir pekan. Apalagi buat Anda yang tidak terlalu suka keramaian, waktu-waktu di atas merupakan waktu terbaik untuk melakukan staycation dengan tenang dan nyaman.

Itu tadi ketujuh trik hemat melakukan staycation agar kondisi finansial keluarga tetap terjaga. Jangan sampai niat ingin menghilangkan stres justru sesaat kembali stres hanya karena uang keburu habis sebelum akhir bulan. Gawat bukan? Bagaimana pun ketika ingin berlibur, keuangan Anda tetap harus dikelola agar manfaat dari liburan itu dapat dirasakan secara jangka panjang. Jadi Anda juga tidak rugi, kan?

Referensi:

Andrea Woroch. 28 Mei 2020. 9 Budget-Friendly Ideas for a Memorable Staycation. USNews.com: https://bit.ly/2SpLwOJ

Stella Maris. 5 Maret 2020. Tips Liburan Cerdas Tanpa Habiskan Banyak Uang, Staycation O’Clock!. Liputan6.com: https://bit.ly/2RvodTq

Share this Post

Artikel Terbaru