Blog

bisnis

Bisnis Untung Namun Tersendat Permasalahan Kas? Manajemen Arus Kas Jawabannya

Bulan ini pengeluaran Anda banyak sekali, namun uang yang masuk justru sedikit. Usut punya usut, rupanya bukan karena sales yang rendah melainkan pelanggan Anda belum membayar utang. Seandainya Anda bisa memprediksi ini sebelumnya, tentu Anda bisa mengambil langkah-langkah pencegahan agar tidak jatuh dalam perangkap cash flow gap. Berita bagusnya, cara untuk memprediksi cash flow Anda memang sudah ada dan mudah untuk dilakukan yaitu dengan membuat proyeksi cash flow. Proyeksi cash flow adalah catatan berapa banyak cash yang masuk dan yang keluar dari usaha Anda dalam periode tertentu di masa depan. Di dalamnya ada perkiraan cash inflow Anda, perkiraan cash outflow Anda, serta selisih keduanya. Anda bisa melihat kapan usaha Anda memiliki kelebihan cash dan kapan mengalami kekurangannya. Selanjutnya, Anda mungkin bisa mulai memikirkan kemana harus menginvestasikan kelebihan cash tersebut atau dengan cara apa Anda bisa menutup kekurangan cash Anda.

bisnis

Ingin Bisnis Berkembang Pesat? Percepat Arus Kas Masuk Anda dengan Strategi Berikut Ini

Mengapa, sih, cash inflow perlu diakselerasi? Makin cepat Anda menerima kas, makin cepat pula Anda bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan operasional. Sebagai pengusaha, tentunya Anda ingin menerima pembayaran secepat mungkin dari pelanggan, namun ingat pula bahwa bagi pelanggan, mereka ingin menunda pembayaran selama mungkin. Tujuan Anda dan pelanggan tersebut sama, yaitu mempertahankan cash flow bisnis masing-masing. Namun, karena cara yang digunakan berbeda, Anda harus mengatur strategi dan merencanakan tindakan yang dapat mencegah molornya pembayaran. Artikel ini akan membantu Anda mengakselerasi cash inflow dari sebelum terjadi transaksi hingga setelah jatuh tempo.