Blog

menabung

Berencana Menabung? Jangan Lewatkan Hal-Hal Penting Ini

Perkembangan zaman membuat banyak orang bersemangat mencari opsi menabung yang baru dan tidak biasa. Padahal, seringkali yang kita butuhkan adalah back-to-basic; mempraktikkan hal-hal mendasar seputar menyimpan uang sesuai dengan kebiasaan orang tua kita di masa lalu. Dengan metode tried-and-true, pastikan Anda selalu mengingat ketujuh tips klasik dalam menabung ini.

tujuan-finansial

5 Kebiasaan Positif Orang Kaya yang Patut Ditiru

Menghindari makanan cepat saji atau berolahraga secara rutin?terdengar seperti serangkaian cara untuk membuat tubuh Anda menjadi lebih bugar, bukan? Ajaibnya, hal tersebut bukan hanya bermanfaat bagi tubuh tapi juga bisa membuat keadaan keuangan Anda menjadi lebih sehat. Tom Corley berhasil mewawancarai 233 orang yang berasal dari golongan kaya dan 128 orang yang berasal dari golongan kurang mampu selama lima tahun lamanya, mengumpulkan data dari lebih 200 aktivitas yang dijalankan oleh kedua kelompok tersebut. Ia pun berbagi hasil temuannya melalui buku "Rich Habits ? The Daily Success Habits of Wealthy Individuals".

perencanaan-finansial

Merencanakan Hubungan yang Sehat dengan Uang

Cinta dan uang: dua subyek paling membingungkan yang pernah ada. Bulan kedua di tahun 2016 tiba, Valentine pun semakin dekat. Di hari penuh kasih sayang, Anda pasti telah menyiapkan segudang rencana untuk merayakannya dengan orang terkasih. Jika Anda rutin melakukannya setiap tahun, tak salah lagi, Februari pasti menjadi bulan dengan pengeluaran terbesar untuk bunga, coklat, dan makan malam mewah. Bukan begitu?

how-to

Awas! 5 Gejala Kecanduan Kartu Kredit dan Pertolongan Pertamanya

Kepraktisan kartu kredit memang tidak bisa dipungkiri. Hanya dengan membawa sekeping kartu di dompet, Anda bisa melakukan transaksi hingga jutaan rupiah tergantung pada limit kartu Anda. Bahkan tak perlu lama-lama menghitung uang di kasir, tinggal "slide and go" saja. Eits, tapi kepraktisannya bisa juga membuat kita terlena jika tidak bijakasana memakainya. Tahu-tahu tagihan membengkak di akhir bulan, membuat kelabakan. Tapi, tetap saja Anda tidak bisa berhenti menggunakan kartu kredit di setiap transaksi. Mungkinkah Anda kecanduan kartu kredit? Simak beberapa gejala umumnya!

perencanaan-finansial

Strategi Sukses Finansial di Tahun Baru

Apakah tahun 2015 Anda terhitung sukses secara finansial? Apakah Anda sudah berhasil menyisihkan uang untuk liburan yang Anda impikan? Atau masihkan di akhir tahun Anda menggeram kesal pada tagihan utang yang belum terselesaikan? Agar 2016 menjadi tahun kemenangan Anda melawan semua ?jebakan? uang, Investree berbagi langkah-langkah untuk memperbaiki keuangan pribadi Anda. Yuk, ikuti langkah-langkah berikut!

how-to

Rahasia Shopping Sukses: Hemat, Bebas Cemas

Sebagian dari Anda mungkin memiliki hubungan yang love-hate dengan belanja. Belanja bisa jadi kegiatan yang paling menyenangkan sekaligus kata yang ?berbahaya??Anda tentu pernah merasa terlalu banyak mengeluarkan uang atau menyesal setelah membeli, kan? Investree punya cara untuk menghadapinya tanpa kuatir overspend. Dompet Anda pun akan berterima kasih kepada Anda!

tujuan-finansial

5 Resolusi Finansial untuk Tahun Baru yang Lebih Cerah

Cola sisa tahun baru masih tersimpan di lemari pendingin, trompet bekas perayaannya pun masih tergeletak di sudut kamar Anda. Tak ketinggalan sisa kenangan di tahun lalu yang masih lekat dalam ingatan. Meski tahun 2015 penuh dengan warna, kini Anda sudah tiba di tahun yang berbeda?tentunya dengan rencana dan pencapaian baru yang ingin Anda raih. Di awal tahun ini, belum terlambat untuk merancang harapan baru dalam hidup termasuk resolusi keuangan. Justru inilah waktu yang tepat untuk menata ulang stabilitas finansial dan mencapai tujuan terbesar di tahun 2016: to be financially secured. Tak perlu repot-repot menemui penasihat keuangan, berikut adalah resolusi yang Investree sarankan untuk Anda dan siap dijalankan selama 365 hari ke depan!

bisnis

Bisnis Untung Namun Tersendat Permasalahan Kas? Manajemen Arus Kas Jawabannya

Bulan ini pengeluaran Anda banyak sekali, namun uang yang masuk justru sedikit. Usut punya usut, rupanya bukan karena sales yang rendah melainkan pelanggan Anda belum membayar utang. Seandainya Anda bisa memprediksi ini sebelumnya, tentu Anda bisa mengambil langkah-langkah pencegahan agar tidak jatuh dalam perangkap cash flow gap. Berita bagusnya, cara untuk memprediksi cash flow Anda memang sudah ada dan mudah untuk dilakukan yaitu dengan membuat proyeksi cash flow. Proyeksi cash flow adalah catatan berapa banyak cash yang masuk dan yang keluar dari usaha Anda dalam periode tertentu di masa depan. Di dalamnya ada perkiraan cash inflow Anda, perkiraan cash outflow Anda, serta selisih keduanya. Anda bisa melihat kapan usaha Anda memiliki kelebihan cash dan kapan mengalami kekurangannya. Selanjutnya, Anda mungkin bisa mulai memikirkan kemana harus menginvestasikan kelebihan cash tersebut atau dengan cara apa Anda bisa menutup kekurangan cash Anda.

bisnis

Ingin Bisnis Berkembang Pesat? Percepat Arus Kas Masuk Anda dengan Strategi Berikut Ini

Mengapa, sih, cash inflow perlu diakselerasi? Makin cepat Anda menerima kas, makin cepat pula Anda bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan operasional. Sebagai pengusaha, tentunya Anda ingin menerima pembayaran secepat mungkin dari pelanggan, namun ingat pula bahwa bagi pelanggan, mereka ingin menunda pembayaran selama mungkin. Tujuan Anda dan pelanggan tersebut sama, yaitu mempertahankan cash flow bisnis masing-masing. Namun, karena cara yang digunakan berbeda, Anda harus mengatur strategi dan merencanakan tindakan yang dapat mencegah molornya pembayaran. Artikel ini akan membantu Anda mengakselerasi cash inflow dari sebelum terjadi transaksi hingga setelah jatuh tempo.