Blog

bisnis

Perbedaan Peer-to-Peer Lending dan Crowdfunding

Apakah Anda seorang pengusaha yang sedang memulai untuk mengembangkan bisnis? Jika ya, Anda tentu pernah mendengar beberapa istilah yang berkaitan dengan dunia financial-technology (fintech), termasuk peer-to-peer lending, crowdfunding, dan marketplace lending. Ketiganya seringkali disebut sebagai jalan keluar bagi orang-orang yang tidak memiliki akses terhadap bank.

how-to

Kaya dan Bahagia: 8 Tips Finansial Jitu ala Adele

Tak dapat diragukan lagi jika Adele merupakan ?the hottest thing? saat ini dengan penjualan dan popularitas album barunya, 25, yang melambung di atas rata-rata. Tapi, ternyata Adele tidak hanya jago menyanyi, lho. Kepandaiannya dalam mengatur keuangan secara rapih turut menjadi rahasia sukses sang penyanyi jazz dan soul kelahiran Tottenham ini. Kepada Wise Bread, Adele membagi delapan tips finansial jitu yang akan menginsipirasi Anda untuk menjadi kaya dan bahagia.

marketplace-lending

ASEAN Ikut Terjun di Arena P2P Lending, Membuka Akses Modal yang Lebih Luas

Kemajuan teknologi yang pesat telah menyentuh industri keuangan dan melahirkan produk pembiayaan alternatif yang akhir-akhir ini sedang naik daun, salah satunya peer-to-peer (P2P) lending. Dengan karakteristik berupa efisiensi suku bunga dan proses screening yang mudah dan sederhana, P2P lending langsung menjadi primadona bagi pihak yang sedang membutuhkan dana, baik perusahaan maupun perorangan.

menabung

Berencana Menabung? Jangan Lewatkan Hal-Hal Penting Ini

Perkembangan zaman membuat banyak orang bersemangat mencari opsi menabung yang baru dan tidak biasa. Padahal, seringkali yang kita butuhkan adalah back-to-basic; mempraktikkan hal-hal mendasar seputar menyimpan uang sesuai dengan kebiasaan orang tua kita di masa lalu. Dengan metode tried-and-true, pastikan Anda selalu mengingat ketujuh tips klasik dalam menabung ini.

how-to

Awas! 5 Gejala Kecanduan Kartu Kredit dan Pertolongan Pertamanya

Kepraktisan kartu kredit memang tidak bisa dipungkiri. Hanya dengan membawa sekeping kartu di dompet, Anda bisa melakukan transaksi hingga jutaan rupiah tergantung pada limit kartu Anda. Bahkan tak perlu lama-lama menghitung uang di kasir, tinggal "slide and go" saja. Eits, tapi kepraktisannya bisa juga membuat kita terlena jika tidak bijakasana memakainya. Tahu-tahu tagihan membengkak di akhir bulan, membuat kelabakan. Tapi, tetap saja Anda tidak bisa berhenti menggunakan kartu kredit di setiap transaksi. Mungkinkah Anda kecanduan kartu kredit? Simak beberapa gejala umumnya!

perencanaan-finansial

Strategi Sukses Finansial di Tahun Baru

Apakah tahun 2015 Anda terhitung sukses secara finansial? Apakah Anda sudah berhasil menyisihkan uang untuk liburan yang Anda impikan? Atau masihkan di akhir tahun Anda menggeram kesal pada tagihan utang yang belum terselesaikan? Agar 2016 menjadi tahun kemenangan Anda melawan semua ?jebakan? uang, Investree berbagi langkah-langkah untuk memperbaiki keuangan pribadi Anda. Yuk, ikuti langkah-langkah berikut!

tujuan-finansial

5 Resolusi Finansial untuk Tahun Baru yang Lebih Cerah

Cola sisa tahun baru masih tersimpan di lemari pendingin, trompet bekas perayaannya pun masih tergeletak di sudut kamar Anda. Tak ketinggalan sisa kenangan di tahun lalu yang masih lekat dalam ingatan. Meski tahun 2015 penuh dengan warna, kini Anda sudah tiba di tahun yang berbeda?tentunya dengan rencana dan pencapaian baru yang ingin Anda raih. Di awal tahun ini, belum terlambat untuk merancang harapan baru dalam hidup termasuk resolusi keuangan. Justru inilah waktu yang tepat untuk menata ulang stabilitas finansial dan mencapai tujuan terbesar di tahun 2016: to be financially secured. Tak perlu repot-repot menemui penasihat keuangan, berikut adalah resolusi yang Investree sarankan untuk Anda dan siap dijalankan selama 365 hari ke depan!

bisnis

Bisnis Untung Namun Tersendat Permasalahan Kas? Manajemen Arus Kas Jawabannya

Bulan ini pengeluaran Anda banyak sekali, namun uang yang masuk justru sedikit. Usut punya usut, rupanya bukan karena sales yang rendah melainkan pelanggan Anda belum membayar utang. Seandainya Anda bisa memprediksi ini sebelumnya, tentu Anda bisa mengambil langkah-langkah pencegahan agar tidak jatuh dalam perangkap cash flow gap. Berita bagusnya, cara untuk memprediksi cash flow Anda memang sudah ada dan mudah untuk dilakukan yaitu dengan membuat proyeksi cash flow. Proyeksi cash flow adalah catatan berapa banyak cash yang masuk dan yang keluar dari usaha Anda dalam periode tertentu di masa depan. Di dalamnya ada perkiraan cash inflow Anda, perkiraan cash outflow Anda, serta selisih keduanya. Anda bisa melihat kapan usaha Anda memiliki kelebihan cash dan kapan mengalami kekurangannya. Selanjutnya, Anda mungkin bisa mulai memikirkan kemana harus menginvestasikan kelebihan cash tersebut atau dengan cara apa Anda bisa menutup kekurangan cash Anda.

bisnis

Ingin Bisnis Berkembang Pesat? Percepat Arus Kas Masuk Anda dengan Strategi Berikut Ini

Mengapa, sih, cash inflow perlu diakselerasi? Makin cepat Anda menerima kas, makin cepat pula Anda bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan operasional. Sebagai pengusaha, tentunya Anda ingin menerima pembayaran secepat mungkin dari pelanggan, namun ingat pula bahwa bagi pelanggan, mereka ingin menunda pembayaran selama mungkin. Tujuan Anda dan pelanggan tersebut sama, yaitu mempertahankan cash flow bisnis masing-masing. Namun, karena cara yang digunakan berbeda, Anda harus mengatur strategi dan merencanakan tindakan yang dapat mencegah molornya pembayaran. Artikel ini akan membantu Anda mengakselerasi cash inflow dari sebelum terjadi transaksi hingga setelah jatuh tempo.