Menabung

Tips Pembukuan Sederhana untuk Tabungan Pendidikan Keluarga

Mengalami kesusahan untuk mengontrol pengeluaran dan pemasukan dalam keluarga? Tabungan pendidikan terus-terusan bocor? Salah satu alasan hal itu bisa terjadi karena Anda belum menerapkan pembukuan secara benar. Yuk simak tips pembukuan sederhana untuk tabungan pendidikan keluarga!

Pembukuan Sederhana 

Setiap keluarga pasti mempunyai cara pencatatan atau pembukuan yang berbeda-beda, tergantung dari sumber pendapatan dan bentuk pengeluarannya. Tetapi, segala pencatatan yang dilakukan rutin dan teratur pasti akan berdampak baik untuk masa depan. Berikut hal-hal yang perlu dilakukan saat melakukan pembukuan untuk keluarga.

  • Hitung Total Pendapatan dan Sumbernya

Pertama-tama yang harus dilakukan sebelum melakukan pencatatan atau pembukuan adalah menghitung total pendapatan dan dari mana sumbernya. Bukan hanya gaji suami atau istri tapi sumber pendapatan lain seperti dari usaha.

Ini penting dilakukan agar nanti penghasilan tersebut dapat dibagi sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. Sehingga setiap pendapatan jelas akan dialokasikan untuk apa.

  • Susun Kebutuhan Sesuai Skala Prioritas 

Selanjutnya, Anda bisa mulai menyusun kebutuhan sesuai skala prioritas. Utamakan kebutuhan utama seperti tempat tinggal, makan, dan kebutuhan sehari hari. Pastikan 3 kebutuhan tadi dapat tercukupi terlebih dahulu sebelum menambahkan daftar prioritas lainnya.

  • Mulai Buat Tabel dengan Catatan Pemasukan dan Pengeluaran

Langkah selanjutnya adalah, membuat tabel sederhana berbentuk catatan pemasukan dan pengeluaran. Sebaiknya buat tabel untuk rentang waktu selama 1 bulan. Setelah membuat tabel, masukkan catatan modal awal atau pendapatan awal terlebih dahulu. Setelah itu, lakukan pencatatan rutin jika terdapat pemasukan atau pengeluaran setiap harinya.

Pemasukan dan pengeluaran sekecil apapun harus dicatat karena pasti berdampak pada pendapatan awal yang Anda punya. Kunci dari pembukuan adalah dapat melakukan pencatatan dengan rajin.

  • Sisihkan Pendapatan untuk Tabungan Pendidikan

Setelah mengalokasikan pendapatan untuk beberapa kebutuhan, Anda dapat menyisihkan % dari pendapatanmu untuk dimasukkan ke dalam tabungan pendidikan.

Menyisihkan pendapatan untuk tabungan pendidikan dapat dilakukan rutin setiap bulan. Apabila Anda tekun mengerjakannya, maka dalam setahun sudah pasti akan terkumpul tabungan pendidikan. 

Nah, itu tadi merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat pembukuan sederhana untuk tabungan pendidikan keluarga Anda! Gimana mudah kan? Semoga artikel ini membantu Anda ya! 

Jangan lupa untuk daftar menjadi Pemberi Pinjaman/Lender di Investree dengan klik link di tautan berikut https://investree.id/v3/lender/auth/registration !

Share this Post