Blog

perencanaan-finansial

4 Alasan Mengapa Gaya Hidup Sehat Layak Menjadi Sahabat (Bujet) Anda

Harus saya akui, saya tidak begitu pandai (dan taat) menjalankan gaya hidup sehat. Saya juga benci sayur. Bagi saya, memakan salad bisa jadi sangat membosankan. Alih-alih membeli makanan di luar, sekali dua kali saya mencoba untuk memasak di rumah. Tapi ternyata tidak mudah untuk merealisasikan komitmen tersebut, terlebih saat badan sudah begitu rapuh setelah seharian penuh bekerja di kantor. Hubungan saya dengan dunia per-gym-dan-fitness-an juga tidak selalu mulus. Saya benci berkeringat karena terlalu banyak mengeluarkan energi.

how-to

12 Tips Finansial untuk Pasangan Pengantin Baru

Selamat atas pernikahan Anda dan pasangan! Sembari memulai untuk membangun hidup bersama, tidak ada salahnya?bahkan wajib?untuk berdiskusi tentang uang. Satu hal yang perlu diketahui dan diingat, peraturan nomor satu adalah jujur, terbuka dengan pasangan Anda. ?Terbuka satu sama lain adalah pondasi untuk setiap hubungan pasangan suami istri,? ujar Therese Nicklas, perencana keuangan U.S. Wealth Management di Boston.

how-to

5 Cara Menghindari Overspending di Bulan Ramadhan

Sadar atau tidak, bulan Ramadhan seringkali menjadi bulan dengan jumlah pengeluaran terbesar bagi Anda yang beragama Islam. Padahal, sesuai hakikatnya, kaum Muslim dianjurkan untuk meminimalisasi segala kebutuhan dan berpuasa hingga maghrib. Apa yang diajarkan dan dituai pun sungguh positif, mulai dari kesabaran, kesopanan, hingga peningkatakan spiritualitas. Sayang, dong, jika ibadah kita ?terganggu? oleh perilaku atau sikap menghambur-hamburkan uang.

marketplace-lending

Berkaca dari Kasus Lending Club: Mengenal Risiko Peer-to-Peer Lending

Sudahkah Anda mendengar berita besar yang datang dari Lending Club, online marketplace kredit terbesar di dunia, seminggu lalu? Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Lending Club, CEO dan Founder dari Lending Club, Renaud Laplanche, telah mengundurkan diri akibat hasil investigasi yang membuktikan bahwa Renaud telah memasarkan pinjaman tak memenuhi syarat (unqualified loans) kepada investor, di dalam perusahaan yang didirikannya sendiri itu.