Media

Fasilitas Pinjaman Investree Capai Rp 8,3 Triliun hingga Desember 2020

Perusahaan fintech lending Investree menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan akses pembiayaan kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Indonesia. Hingga Desember 2020, total fasilitas pinjaman yang diberikan oleh Investree sebesar Rp 8,3 triliun. Selain itu, khusus untuk pinjaman produktif, Investree telah mencairkan pembiayaan sebesar Rp 5,7 triliun atau tumbuh 29% dibandingkan 2019. Angka tersebut ekuivalen dengan 10,5% dari total pembiayaan yang tersalurkan di Indonesia.

Baca selengkapnya

Hingga akhir 2020, Investree Telah Mencairkan Pinjaman Produktif Rp 5,7 triliun

Selama tahun 2020, Investree sebagai pionir fintech lending yang kini berkembang menjadi solusi bisnis digital terintegrasi bagi UKM tidak pernah surut berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya dalam menyediakan akses pembiayaan bagi UKM melalui teknologi informasi. Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi mengatakan komitmen Investree tetap tinggi dalam membantu UKM Indonesia di tengah masa pandemi yang penuh tantangan.

Baca selengkapnya

Fasilitas Pinjaman Investree Capai Rp 8,3 Triliun hingga Desember 2020

Fintech lending Investree memfasilitasi Rp 8,3 triliun pinjaman hingga akhir tahun 2020 kepada UKM yang terdampak oleh pandemi Covid-19. Hal itu diungkapkan oleh Co-Founder dan CEO di Investree, Adrian Gunadi. Khusus untuk pinjaman produktif, kata dia, Investree telah mencairkan pembiayaan sebesar Rp 5,7 triliun atau tumbuh 29 persen dibandingkan 2019. Angka itu setara dengan 10,5 persen dari total pembiayaan yang tersalurkan di Indonesia.

Baca selengkapnya

Sepanjang 2020, Investree Restrukturisasi Pinjaman UKM Sebesar Rp 9,86 miliar

Sepanjang 2020, Investree juga telah merestrukturisasi pinjaman tujuh pelaku UKM terdampak Covid-19 senilai Rp 9,86 miliar. Pemberian restrukturisasi tersebut mengacu pada Peraturan OJK (POJK) Nomor 58 Tahun 2020. Sementara itu, dari sisi Lender, Investree memberikan perlindungan berupapa asuransi kredit dengan menggandeng perusahaan asuransi. Kehadiran fitur ini bisa memberikan rasa tenang bagi pemberi pinjaman di masa pandemi.

Baca selengkapnya

Milenial Dominasi Pembelian E-SBN di Investree

CEO Investree, Adrian Gunadi mengatakan tren transaksi penyaluran elektronik surat berharga negara (e-SBN) sejak tahun 2017 terus mengalami peningkatan. Tak kurang dari 70 persen lender (pemberi pinjaman) yang membeli e-SBN merupakan milenial yang usianya belum 30 tahun. Mereka menginvestasikan dananya di beberapa produk seperti pembiayaan UMKM dan e-SBN. Tingginya minat pendana yang membeli e-SBN tersebut tak lepas dari adanya adopsi terhadap teknologi dan digital yang menjadi alternatif investasi di kalangan milenial.

Baca selengkapnya