Investasi

Cari Tahu Untung Rugi ORI022 untuk Racik Masa Depan yang Matang

Pemerintah kembali membuka penawaran produk SBN (Surat Berharga Negara) Ritel berupa ORI022 pada 26 September 2022 hingga berakhir masa penawaran di tanggal 20 Oktober 2022. ORI022 punya jangka waktu 3 tahun sampai jatuh tempo. Meski begitu, ORI022 bisa diperdagangkan di pasar sekunder setelah pembayaran kupon pertama. Cocok untuk Anda yang menginginkan profit berupa capital gain dari produk ini. Tapi, sebelum Anda merencanakan masa depan dengan memilih ORI022, yuk, ketahui dulu untung rugi berinvestasi pada produk ini. Berikut ulasan Investree!

Keuntungan produk ORI022

ORI022 punya nilai kupon sebesar 5,95% dengan minimal pemesanan Rp1 juta dan maksimal Rp5 miliar. Kupon akan dibayarkan setiap bulan di tanggal 15 dengan jumlah yang sama (fixed rate) hingga waktu jatuh tempo 15 Oktober 2025. Berikut perhitungan imbal hasil ORI022 dari rencana investasi Anda.

Imbal hasil dari nilai investasi Rp10 juta

Ketika Anda berinvestasi di ORI022 dengan dana investasi sebesar Rp10 juta atau 10 unit, berikut perhitungan imbal hasilnya:

  • Nilai investasi: Rp10 juta x 5,95% (kupon per tahun) = Rp595.000
  • Imbal hasil per tahun dikurangi pajak investasi 10% = Rp535.500
  • Imbal hasil bersih per bulan → Rp535.500:12 = Rp44.625

Imbal hasil dari nilai investasi Rp100 juta

Saat Anda menginginkan imbal hasil bersih per bulan di atas Rp300.000, Anda bisa berinvestasi dengan nilai Rp100 juta dengan perhitungan:

  • Nilai investasi: Rp100 juta x 5,95% (kupon per tahun) = Rp5.950.000
  • Imbal hasil per tahun dikurangi pajak investasi 10% = Rp5.355.000
  • Imbal hasil bersih per bulan → Rp5.355.000:12 = Rp446.250

Imbal hasil dari nilai investasi Rp2 miliar

Jika Anda memiliki uang dingin sebesar Rp2 miliar untuk berinvestasi di ORI022, tentu imbal hasil yang bisa diperoleh tiap bulan jadi lebih besar. Bahkan, dapat Anda investasikan lagi ke produk lain (misalkan reksa dana campuran/saham) untuk memperoleh hasil lebih maksimal dalam jangka panjang, sekaligus untuk strategi diversifikasi. Berikut perhitungan imbal hasilnya:

  • Nilai investasi: Rp2 miliar x 5,95% (kupon per tahun) = Rp119.000.000
  • Imbal hasil per tahun dikurangi pajak investasi 10% = Rp107.100.000
  • Imbal hasil bersih per bulan → Rp107.100.000:12 = Rp8.925.000 

Perhitungan di atas di luar biaya-biaya terkait pembelian ORI022 di pasar perdana, antara lain: 

  1. Biaya untuk pembukaan rekening jika belum memiliki rekening di bank kustodian yang dipilih.
  2. Biaya untuk pembukaan rekening surat berharga (bagi yang belum memilikinya), yang disesuaikan dengan kebijakan masing-masing bank kustodian/mitra distribusi.
  3. Biaya penyimpanan rekening surat berharga (safekeeping) pada bank kustodian/mitra distribusi yang besarnya sesuai kebijakan masing-masing. Biasanya dikenakan untuk periode satu tahun.
  4. Biaya transfer dana dalam rangka pembayaran kupon dan pokok investasi dari bank kustodian/mitra distribusi ke rekening milik investor (sesuai kebijakan masing-masing). 

Potensi risiko produk ORI022

Produk ORI022 bisa dibilang investasi berisiko rendah, meski besar profitnya masih di atas rata-rata bunga deposito. Jadi, jelas lebih menguntungkan bukan? Tapi, kenapa ORI022 tergolong investasi yang aman? Ini dia jawabannya!

Risiko gagal bayar

Ini adalah risiko yang dihadapi investor ketika tidak bisa memperoleh kembali dana pokok investasi mereka beserta profitnya saat jatuh tempo. Penyebabnya bisa karena profit yang ditaksir kurang dari yang diharapkan. Atau, karena dana investasi Anda masih ‘nyangkut’ di pengguna modal, sehingga belum bisa dikembalikan.

Berbeda dengan ORI022, produk investasi ini tidak memiliki risiko gagal bayar. Kenapa? Karena produk investasi ini telah diatur oleh Undang-Undang Surat Utang Negara (SUN). Selain itu, negara juga memberi jaminan atas semua pembayaran pokok investasi beserta kuponnya hingga waktu jatuh tempo yang dananya diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahun.    

Risiko kerugian capital loss

ORI022 bisa diperdagangkan di pasar sekunder setelah pembayaran kupon pertama. Namun disarankan, ketika Anda tidak benar-benar sedang membutuhkan dana tunai, sebaiknya tetap pertahankan hingga waktu jatuh tempo. Jika Anda tetap ingin menjualnya di pasar sekunder, perhatikan dua hal ini agar tidak mengalami capital loss (harga jual lebih rendah dari harga beli). 

Pertama, hanya menjual saat harga jual (pasar) lebih tinggi dari harga beli setelah dikurangi biaya transaksi. Jika Anda tidak menjualnya saat harga pasar turun, tentu lebih untung karena ORI022 punya nilai kupon yang tetap, sehingga tidak terpengaruh oleh fluktuasi pasar. Kedua, jika buru-buru membutuhkan dana tunai, pilihan menjual di pasar sekunder bisa diganti dengan menjaminkan ORI022 dalam pengajuan pinjaman ke bank umum/lembaga keuangan lainnya (dengan ketentuan dan persyaratan tergantung kebijakan masing-masing), atau sebagai jaminan dalam transaksi efek di pasar modal.    

Lalu, bagaimana cara kerja ORI022 setelah Anda berhasil membelinya?

  • Pembelian pada masa penawaran

Anda bisa membeli produk ORI022 pada periode masa penawaran melalui bank kustodian, seperti BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, Danamon, CIMB Niaga, Maybank Indonesia, dll. Atau, bisa juga melalui fintech mitra distribusi, seperti Investree yang pembeliannya dapat dilakukan secara online di sini.  

  • Pencatatan SBN atas nama investor

Satu minggu setelah masa penawaran berakhir, Kemenkeu akan melakukan pencatatan surat berharga atas nama Anda.

  • Pengiriman surat kepemilikan

Paling lambat dua minggu setelah pencatatan, surat kepemilikan ORI022 akan Anda terima melalui e-mail pribadi yang terdaftar saat registrasi awal. Pastikan email yang Anda gunakan aktif. Surat kepemilikan ini harus Anda simpan, yang akan berguna saat Anda ingin menjualnya di pasar sekunder, atau ingin menjaminkannya di lembaga keuangan.

  • Pembagian kupon imbal hasil rutin

Kupon yang sudah dipotong pajak akan langsung dikirim ke rekening Anda secara rutin setiap tanggal 15 per bulannya. Apabila Anda mendapati kendala seperti kupon tidak diterima sesuai jadwal, laporkan kepada Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Direktorat Surat Utang Negara) melalui email [email protected] dengan menyertakan informasi berupa Nama, SID, Mitra Distribusi/Bank Kustodian serta kode NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara).

  • Jatuh tempo

Pada tanggal jatuh tempo, pokok investasi dan sisa imbal hasil yang belum dibayarkan akan langsung dikirim ke rekening Anda.    

Nah, setelah mengetahui untung-rugi berinvestasi ORI022, sekarang saatnya racik masa depan Anda dengan melakukan pembelian ORI022 secara online melalui aplikasi Investree for Lender atau di sini. Buruan, sebelum masa penawarannya berakhir!

Referensi:

SBN BAREKSA. ORI022. Bareksa.com: https://bit.ly/3BNsq8n

Abdul Malik. 25 September 2022. Begini Imbal Hasil Bersih ORI022 Jika Investasi Rp1 Juta, Rp100 Juta, hingga Rp1 Miliar. Bareksa.com: https://bit.ly/3dRSLdn

Abdul Malik. 26 September 2022. Hari Ini Masa Penawaran ORI022 Dibuka, Apakah Investasi Obligasi Negara Ritel Punya Risiko?. Bareksa.com: https://bit.ly/3yiLw5x

FAQ Obligasi Negara Ritel (ORI). Web.kemenkeu.go.id: https://bit.ly/3UEn5sC

Share this Post