Penting! Ini Tips Agar Pinjaman UMKM Online Diterima

Tidak sedikit orang yang bingung saat ingin membangun maupun mengembangkan usaha. Sebab, dana yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Untuk mempermudah mendapatkan pinjaman, kini dengan adanya layanan pinjaman modal usaha UMKM online maka masyarakat menengah dan mikro bisa mengakses layanan pinjaman untuk modal usahanya.

Selain itu, pinjaman UMKM online ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis, memulai usaha, memajukan perekonomian sektor UMKM. Sebab, pengelolaan operasional bisnis tidak sedikit dan tidak mudah. Anda harus melakukan pengadaan produk, peningkatan sarana atau prasarana, hingga pengelolaan arus kas bisnis. Dengan beragam kegiatan operasional tadi, dana yang dikeluarkan tidak sedikit.

Perputaran biaya operasional bisnis yang cepat membutuhkan solusi untuk mencari pendanaan yang cepat dan anti ribet. Pinjaman UMKM online pun menjadi salah satu cara tepat untuk mendapatkan sumber dana untuk memajukan dan mengembangkan bisnis Anda.

Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman UMKM Online Agar Diterima?

Para pemilik usaha pasti paham bahwa Anda harus memastikan segala kegiatan operasional berjalan lancar. Walau terdesak, Anda juga dituntut untuk berpikir jernih dan tidak sembarangan dalam membuat keputusan. Termasuk saat mencari modal usaha tambahan bagi pengembangan usaha Anda.

Meminjam uang secara online merupakan salah satu keputusan yang harus dipertimbangkan matang-matang. Sebab, Anda pasti mengetahui benar ada tenggat waktu, bunga, dan di sisi lain, bisnis Anda juga menjerit untuk dilakukan pengembangan produk. Muncullah pertanyaan setelahnya, bagaimana cara agar pengajuan pinjaman UMKM diterima? Simak penjelasannya berikut ini.

  1. Melakukan Riset Penyedia Layanan Pinjaman

Ada berbagai pinjaman UMKM online mulai dari yang legal hingga ilegal. Anda patut cermat dalam memilih layanan aplikasi pinjaman online. Saat ini ada kurang lebih 104 aplikasi penyedia layanan pinjaman UMKM online yang sudah terdaftar dan diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk itu, Anda perlu melakukan riset terlebih dahulu mengenai keabsahan penyedia layanan pinjaman UMKM online tersebut.

Anda bisa mengecek review atau komentar penyedia layanan tersebut di aplikasi PlayStore ataupun AppStore. Pelajari laman resmi dari perusahaan penyedia agar meyakinkan bahwa perusahaan ini legal serta adakah syarat-syarat yang mencurigakan. Anda bisa mengeceknya melalui kanal OJK untuk memastikan bahwa perusahaan ini memang benar terdaftar dan diawasi OJK.

Baca juga: 6 Tips Memulai Usaha Jasa Pengiriman Barang bagi Pemula

  1. Cek Riwayat Kredit dan Keuangan Bisnis

Sebelum mengajukan kredit pada layanan pinjaman UMKM online, Anda wajib memastikan bahwa keuangan bisnis Anda sudah sehat dan layak mengajukan pinjaman. Sebab, perusahaan penyedia layanan pinjaman UMKM online akan melakukan pengecekan apakah nasabah yang mengajukan pinjaman memiliki sejarah kredit yang hijau alias cukup baik. Pastikan bisnis Anda dan tentu Anda sebagai pemilik bisnis tidak memiliki tunggakan cicilan.

Walaupun Anda memiliki cicilan, pastikan Anda selalu membayarnya tepat waktu. Sebab, penyedia pinjaman online akan memiliki perhitungan tertentu perihal perkiraan pelunasan pinjaman. Jika Anda bayar tepat waktu, tidak akan ada masalah berarti. Jangan sampai kegiatan siklus operasional bisnis terganggu karena masih memiliki utang pinjaman.

  1. Ajukan Dana Sesuai Kemampuan Membayar

Setelah 2 poin di atas terpenuhi, saatnya Anda memikirkan pengajuan dana yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Tentukan jumlah dana yang ingin dipinjam dan jangka waktu pembayarannya. Jangan lupa perkirakan suku bunga yang saat ini dibebankan.

  1. Isi Formulir Pinjaman Online

Saat mengajukan permohonan pinjaman modal UMKM, usahakan diisi selengkap mungkin dengan data yang sebenar-benarnya. Baca dengan teliti persyaratan pinjaman online yang berisi mengenai hak dan kewajiban Anda sebagai pemohon dan layanan penyedia pinjaman sebagai termohon. Selain itu, baca dengan baik dokumen-dokumen yang diperlukan. Beda penyedia layanan, beda pula dokumen yang diperlukan.

Lengkapi data-data seperti dokumen KTP Anda sebagai pemilik usaha, NPWP, rekening bank, serta surat-surat legalitas bisnis. Scan semua dokumen yang diperlukan agar mempermudah menguploadnya untuk melengkapi persyaratan. Walau sepele, perhatikan ukuran file setiap dokumennya. Sebab, jika terlalu besar terkadang mempersulit Anda mengunggah file yang diperlukan.

  1. Memilih Lembaga Pinjaman UMKM yang Terpercaya

Tips yang paling penting adalah memilih penyedia layanan pinjaman modal UMKM yang terpercaya. Seperti yang sudah sempat disinggung di atas, perhatikan status perusahaan yang Anda pilih. Cek legalitas perusahaan tempat Anda akan mengajukan pinjaman melalui laman OJK.

Baca Juga:  Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuat Proposal Usaha Makanan yang Baik

Pinjaman modal UMKM online yang baik adalah resmi dan terdaftar di OJK. Saat ini banyak sekali pinjaman online yang hanya memasang logo OJK hanya untuk menipu para calon peminjam. Untuk itu, Anda harus selalu waspada. Salah satu lembaga pinjaman modal UMKM yang terpercaya adalah Investree. Anda bisa menjadi lender ataupun borrower.

Jika Anda menjadi lender, Anda bisa menikmati imbal hasil hingga 20% p.a, proses mudah 100% online. Investree telah berizin oleh OJK. Jika Anda menjadi borrower, Anda bisa menaikkan omzet, lancarkan cashflow bisnis Anda dengan mengajukan pinjaman bisnis di Investree. Marjin mulai 1% per bulan, proses mudah dan transparan.

 Referensi:

https://lumbungdana.co.id/pinjaman/umkm

https://www.hsbc.co.id/1/PA_esf-ca-app-content/content/indonesia/personal/offers/news-and-lifestyle/files/articles/html/201907/4-langkah-mudah-mendapatkan-pinjaman-usaha-untuk-ukm.html