Bisnis

6 Perubahan yang Baik Diterapkan untuk Bisnis Anda pada 2022

Memasuki tahun baru, sebagai pengusaha pasti ada sejumlah resolusi yang ingin Anda capai. Entah itu keinginan untuk melakukan ekspansi atau sekadar ingin menaikkan omzet di tahun ini. Tapi yang jelas, jaringan data, sistem otomatisasi, dan kebutuhan konsumen yang terus berkembang, membuat lingkungan bisnis di Indonesia ikut berubah. Yang kemudian menuntut Anda sebagai pemilik bisnis untuk bisa beradaptasi dengan cepat dan efisien agar dapat bertahan di era kekinian. Kira-kira perubahan apa saja yang harus diadaptasi oleh bisnis Anda? Berikut Investree siapkan ulasannya, simak, yuk!

Manfaatkan teknologi secara maksimal

Teknologi dapat menghemat waktu dan uang. Cobalah mengadaptasi teknologi otomatisasi untuk tetap mengikuti perubahan tren pada bisnis Anda. Misal, pemanfaatan sistem pembayaran dan pencatatan transaksi secara digital, pengiriman ekspedisi yang terintegrasi, stok/inventaris yang terdata secara digital, sampai pemanfaatan chatbots untuk pelanggan. Selain itu, Anda dapat memanfaatkan aplikasi analytic untuk memperoleh big data sebagai aset perusahaan. Anda bisa dengan mudah mengetahui siapa pelanggan atau target khalayak Anda dengan lebih baik. Mulai dari siapa yang membeli produk atau memakai jasa sampai apa yang mereka lakukan terhadap produk/jasa tersebut. Pemanfaatan teknologi tentu bisa memudahkan operasional perusahaan dan menghemat budget pemasaran dengan tetap menciptakan strategi yang efektif.

Beradaptasi dengan model kerja hybrid/remote 

Sejak masa pandemi, banyak kebijakan perusahaan yang harus diubah. Salah satunya memperbolehkan pegawainya untuk tidak datang ke kantor dan bekerja dari rumah, atau masuk kantor secara bergantian sesuai shift (hybrid). Nah, tren ini mungkin masih akan berlanjut di 2022. Sistem kerja hybrid/remote ini menuntut Anda untuk berinvestasi pada teknologi tambahan berbasis cloud atau software tertentu untuk menunjang pegawai menjalankan sistem kerja tersebut dan merampingkan proses kerja agar dapat meningkatkan efisiensi serta output bisnis Anda secara keseluruhan. Terlebih agar mereka tetap semangat dan produktif bekerja dari rumah, Anda tetap harus menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi mereka untuk bisa beradaptasi dengan cepat. Beri mereka penghargaan untuk setiap pencapaian dan langkah ke arah yang benar.

Gunakan peluang baru dan terus berinovasi

Inovasi adalah kunci untuk beradaptasi secara kreatif terhadap setiap perubahan yang tak terduga. Inovasi diperlukan juga untuk menarik pelanggan dan membuat bisnis Anda lebih dihargai. Saat ini konsumen menginginkan keterlibatan terhadap sebuah brand. Mereka ingin dimengerti dan memiliki kebutuhan yang selalu berubah. Itu mengapa, Anda perlu memahami kebutuhan konsumen agar menghasilkan produk/jasa yang secara konsisten dapat memenuhi harapan mereka. Apalagi dengan kondisi ekonomi yang sedang sulit, membawa mereka ke situasi anggaran yang ketat dan daya beli terbatas. Bila Anda bisa mampu berinovasi dengan menciptakan produk/jasa yang dibutuhkan dengan harga yang sesuai anggaran mereka, pasti akan ada banyak konsumen yang tertarik. Karena itu, penting untuk memanfaatkan setiap peluang baru dan beradaptasilah dengan hal tersebut. 

Digitalisasi dalam bentuk virtual interfaces

Salah satu inovasi yang bisa Anda lakukan adalah dengan memanfaatkan pelayanan dalam bentuk digital. Karena itu, teknologi seperti augmented reality hingga virtual reality makin banyak digemari konsumen. Muncul penggunaan avatar virtual yang bisa digunakan untuk mencoba make-up, kacamata, hingga pakaian. Sehingga tren "mencoba sebelum membeli" menggunakan virtual interface ini menjadi kebiasaan baru konsumen dan mengubah cara bisnis dalam menawarkan produk/jasa mereka.  Tak hanya itu, banyak brand yang juga berjualan dengan menciptakan berbagai game menarik untuk membangun keterlibatan konsumen. Sekarang juga banyak marketing event yang dilakukan secara virtual, misal dengan mengadakan webinar, tantangan, dan kompetisi. 

Jangan lupa terapkan sustainable action

Isu perubahan iklim juga masih mendominasi tren bisnis 2022. Itu mengapa, konsumen jadi semakin tertarik untuk memperhatikan kelestarian lingkungan. Banyak brand yang mulai beralih ke pemanfaatan kemasan ramah lingkungan atau menggunakan bahan baku ramah lingkungan untuk menciptakan suatu produk. Ditambah, konsumen sekarang lebih suka menggunakan produk dalam negeri yang dinilai lebih natural, mengutamakan kearifan lokal, dan memanfaatkan bahan-bahan dari alam Indonesia. Jadi, selain ikut membantu perekonomian nasional, konsumen ingin ikut serta memperhatikan keberlangsungan lingkungan tempat tinggalnya. Berinovasilah pada produk yang ramah lingkungan karena selain berdampak baik untuk masa depan bumi, produk Anda pun akan mendapat nilai lebih dari konsumen. 

Minimalisasi persaingan dengan perbanyak kolaborasi 

Situasi yang sedang sulit saat ini membuat banyak pebisnis pun saling bahu-membahu. Dari pada berkompetisi, mereka mengupayakan untuk berkolaborasi. Meski tak dapat dipungkiri, akses digital membuat siapa saja bisa berjualan. Persaingan semakin ketat karena makin banyak konsumen yang kemudian beralih menjadi produsen. Namun hal tersebut bisa diantisipasi dengan adanya kolaborasi. Ini bisa dilakukan dengan perbanyak networking dengan sesama pebisnis agar ketemu rumus kolaborasi yang pas dan sama-sama menguntungkan. 

Misal, Anda memiliki bisnis minuman, Anda bisa berkolaborasi dengan rekan pebisnis yang memiliki usaha makanan. Sehingga Anda bisa menyajikan menu yang lebih beragam kepada konsumen. Atau, kantor Anda yang biasa dipenuhi karyawan tapi karena banyak yang bekerja dari rumah sehingga ada space yang tidak terpakai, bisa Anda sewakan untuk usaha kuliner sebagai kantin. Untuk scale up bisnis, manfaatkan kolaborasi dengan platform fintech lending untuk memperoleh dukungan pembiayaan agar bisnis Anda bertumbuh. Seperti sekarang, Investree sedang punya promo kerja sama dengan Fast 8 Grup (Payuung, Gadjian, dan Hadirr). Bagi pelaku usaha syariah yang ingin mengembangkan bisnis namun terkendala permodalan atau mengalami arus kas macet karena operasional meningkat, bisa mengajukan pembiayaan hingga Rp2 miliar. Tenang, saatnya punya cash flow aman, klik di sini.

Pemerintah turut optimis kondisi perekonomian Indonesia pada tahun 2022 membaik. Diproyeksikan ada pertumbuhan ekonomi sebesar 5 - 5,5 persen. Ini memberi harapan bagi para pegiat bisnis untuk kembali bangkit, dan mau tidak mau harus beradaptasi dengan kondisi saat ini agar tetap kuat bertahan. Nah, Anda bisa mempraktikan beberapa tips di atas, ya. Tetap semangat dan selamat berpetualang di tahun yang baru!

Referensi:

Firda Nur Asmita. Mulai Kembali Normal, Ini 12 Tren Bisnis Terbesar di Tahun 2022. Koinworks.com (Blog): https://bit.ly/2XsTBEY

Team ZenBusiness. 6 Desember 2021. 2022 Flexibility: How to Seamlessly Adapt Your Business to Rapid Changes. Zenbusiness.com: https://bit.ly/3HXTymE 

Novita Sari. 15 Desember 2021. Pemerintah Optimis Ekonomi 2022 Membaik, Ini Arah dan Proyeksi Tahun Depan. Bisnis.com: https://bit.ly/3Flekef  

Share this Post